Daerah  

134 Rumah di Ternate Rusak Diguncang Gempa 

TERNATE, NUANSA – Pemerintah Kota Ternate mencatat total dampak gempa bumi magnitudo 7,6 pada Kamis (2/4). Dari hasil pendataan menunjukkan sebanyak 134 rumah warga terdampak dengan tingkat kerusakan yang bervariasi.

Berdasarkan data yang dihimpun, dari total tersebut sebanyak 32 rumah mengalami rusak berat, 36 rumah rusak sedang, dan 66 rumah rusak ringan. Kerusakan ini tersebar di lima kecamatan di Kota Ternate, dengan dampak paling signifikan terjadi di Kecamatan Batang Dua.

Di wilayah Batang Dua, Kelurahan Lelewi menjadi daerah dengan jumlah kerusakan terbanyak, mencakup rumah rusak berat, sedang, hingga ringan. Selain itu, Kelurahan Bido dan Tifure juga mencatat kerusakan dengan kategori yang berbeda.

Sementara itu, di Kecamatan Ternate Selatan, kerusakan berat tercatat di Kelurahan Gambesi. Adapun di Kelurahan Mangga Dua, selain kerusakan rumah, juga dilaporkan satu warga mengalami luka-luka akibat gempa.

Kerusakan ringan juga tercatat di sejumlah wilayah lain, masing-masing di Kelurahan Tongole (Kecamatan Ternate Tengah), Sango dan Toboleu (Kecamatan Ternate Utara), serta Sulamadaha (Kecamatan Ternate Barat).

Posko tanggap darurat juga mencatat tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, satu orang mengalami luka-luka, dan hingga saat ini tidak ada laporan warga yang mengungsi.

Meski demikian, Pemerintah Kota Ternate tetap menyiapkan sejumlah titik pengungsian sebagai langkah antisipasi, yakni di SD Negeri 78 Lelewi dan SMA Negeri 11 Kota Ternate.

Selain rumah warga, gempa juga berdampak pada fasilitas umum, khususnya sarana ibadah. Sedikitnya 7 bangunan sarana ibadah dilaporkan mengalami kerusakan dengan kategori ringan hingga berat.

Wali Kota Ternate, M Tauhid Soleman, menyampaikan bahwa data yang dirilis merupakan hasil rekapitulasi dari seluruh laporan yang masuk melalui posko tanggap darurat.

“Data ini merupakan data total yang sudah dihimpun dari seluruh wilayah terdampak dan akan menjadi dasar dalam penanganan lanjutan,” ujarnya.

Tauhid menambahkan, pemerintah daerah saat ini terus melakukan koordinasi lintas instansi untuk memastikan penanganan pascabencana berjalan optimal, termasuk dalam penyaluran bantuan kepada warga terdampak.

Pemkot Ternate juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan serta mengikuti arahan resmi dari petugas di lapangan. (udi/tan)