DARUBA, NUANSA – Lima siswa SMA di Kabupaten Pulau Morotai diduga menjadi korban tindak asusila sesama jenis oleh seorang ASN berinisial S. Terduga pelaku diduga melakukan sodomi terhadap sejumlah siswa tersebut.
Informasi yang dihimpun Nuansa Media Grup (NMG), Senin (13/4), lima korban ini telah melaporkan tindakan asusila itu ke Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Morotai. Para korban ini masing-masing berusia 15 sampai 17 tahun.
Korban yang merupakan calon anggota Paskibraka ini diberikan iming-iming lulus oleh S yang merupakan salah satu pelatih Paskibraka Morotai.
Pamapta 1 SPKT Polres Morotai, IPDA Rafif S, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya laporan dugaan sodomi tersebut.
“Jadi pelajar SMA sendiri yang lapor soal kasus sesama jenis, pelaku adalah oknum yang juga dinas di Bawaslu,” ujarnya.
“Banyak korban sudah terjadi dari tahun-tahun sebelumnya, dari tahun ke tahun sudah terjadi, tapi baru hari ini dilaporkan,” sambungnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa laporan ini didampingi langsung oleh Dinas Sosial Morotai.
“Usia rata-rata 15 sampai 17 tahun anak sekolah semua, jadi pelaku beraksi dari tahun ke tahun,” pungkasnya. (ula/tan)












