Keterbatasan Perangkat, Siswa SDN 13 Halbar Terpaksa Numpang Ujian TKA di Sekolah Lain 

JAILOLO, NUANSA – Siswa SD Negeri 13 Kabupaten Halmahera Barat terpaksa mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun ajaran 2025/2026 di SD Inpres 1 Halbar. Keterbatasan sarana laptop untuk ujian menjadi salah satu penyebab para siswa di sekolah itu menumpang ujian.

Pantauan awak media, Rabu (22/4), para siswa-siswi di dampingi Kepala SD Negeri 13 Halbar menuju ke lokasi ujian pada pukul 07.30 WIT menggunakan mobil dan tiba di lokasi pada pukul 8.10 WIT.

Sebanyak 11 peserta yang terdiri dari 5 laki-laki dan 6 perempuan menjalani proses ujian pada pukul 8.30 WIT setelah diberi arahan dari kepala sekolah dan proktol.

Kepala SD Negeri 13 Halbar, Ratnah Djakaria, mengatakan sebenarnya siswa-siswinya bisa melaksanakan ujian tersebut di SD Negeri 13, namun sekolah yang ia pimpin ini tidak memiliki alat penunjang seperti laptop atau komputer.

“Kalau jaringan internet sudah bagus, namun kami tidak memiliki fasilitas penunjang seperti laptop, makannya kami menumpang di sekolah lain,” katanya.

Menurutnya, kondisi keuangan sekolah belum cukup sehingga belum bisa membeli alat penunjang tersebut.

“Kalau laptop itu kan mahal, terus keuangan sekolah kita juga belum cukup untuk membeli barang itu. Karena itu kami menumpang di sekolah lain,” katanya.

Meskipun begitu, Ratnah tetap bersyukur anak didiknya itu dapat mengikuti ujian dengan baik.

“Anak-anak kerja soal dengan baik, mereka ikut ujian tanpa ada hambatan sedikit pun. Terima kasih juga kami sampaikan kepada ibu Kepsek SD Inpres 1 yang bersedia membantu kami untuk melaksanakan ujian ini,” ujarnya.

Ia meminta perhatian khusus kepada pemerintah, baik pusat, provinsi maupun kabupaten, agar kiranya dapat memberikan bantuan berupa unit komputer atau laptop untuk SD Negeri 13 Halbar.

“Kita berharap ke depannya fasilitas sekolah ini dilengkapi sehingga tak perlu lagi harus melaksanakan ujian di sekolah lain,” harapnya.

Sekadar diketahui, Tes Kemampuan Akademik ini berlangsung selama dua hari yang dimulai pada Rabu 22 April sampai Kamis 23 April 2026. (tan)