DARUBA, NUANSA – Pemuda berusia 21 tahun bernama Jeit Oga, warga asal Desa Meti, Kabupaten Halmahera Utara, yang sempat hilang akibat terseret ombak di Pantai Desa Bido, Kabupaten Pulau Morotai, akhirnya ditemukan oleh tim SAR gabungan.
Korban ditemukan sekitar 200 meter dari titik awal kejadian dalam keadaan meninggal dunia, Kamis (16/7).
Sebelumnya, korban Jeit bersama dua temannya diduga terseret arus Pantai Bido pada Rabu (15/7) pukul 18.00 WIT saat mandi dan berenang di perairan tersebut. Jeit belum ditemukan, sedangkan dua orang lainnya Sem Kristian Bilangua (16 tahun) dan Kristovel Fredik Bilangua (20 tahun) berhasil menyelamatkan diri.
Danpos Unit Siaga SAR Morotai, M Rizal, mengatakan pencarian hari kedua terhadap satu korban dilanjutkan dengan menggunakan longboat masyarakat setempat.
Sekitar pukul 08.15 WIT, tim SAR gabungan menemukan jasad korban pada titik koordinat 02°16’58.77”N/128°38’39.49”E atau kurang lebih 200 meter dari bibir pantai Desa Bido. Korban kemudian dievakuasi ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
“Dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR selesai dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing disertai ucapan terima,” ujar Rizal.
Rizal juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Desa Bido dan masyarakat setempat yang telah berperan aktif dalam membantu proses pencarian sehingga korban dapat ditemukan dalam waktu kurang dari 24 jam.
Unsur yang terlibat dalam operasi pencarian yakni Unit Siaga SAR Morotai, TNI AL, Polairud, BPBD Morotai, Pemerintah Desa Bido, Bhabinkamtibnas dan Babinsa setempat, warga Desa Bido dan keluarga korban. (tan)











