Daerah  

Polisi Salurkan Bantuan untuk Korban Angin Puting Beliung di Pulau Hiri

Penyerahan bantuan kepada warga terdampak angin puting beliung. (Aksal/NMG)

TERNATE, NUANSA – Polres Ternate meninjau langsung tiga rumah rusak di Kecamatan Pulau Hiri akibat hujan dan angin kencang pada Senin (10/11). Peninjaun ini dipimpin langsung oleh Kapolres Ternate, AKBP Anita Ratna Yulianto, bersama Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Maluku Utara, Kombes Pol Moch Irvan, dan sejumlah pejabat utama (PJU) Polres Ternate.

Selain meninjau langsung kondisi tiga rumah yang rusak, Polres dan Direktorat Pembinaan Masyarakat (Binmas) juga telah memberikan paket sembako untuk membantu kebutuhan korban.

Kapolres Ternate, AKBP Anita Ratna Yulianto, mengatakan peninjauan ini atas kepedulian kepolisian terhadap saudara dan keluarga yang mendapat bencana alam atas hujan dan angin kencang hingga merusak tiga rumah di Pulau Hiri.

Sebelum meninjau rumah rusak tersebut, pihak kepolisian juga sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Ternate melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) agar dilakukan percepatan pembangunan atap rumah.

“Kami juga sudah sampaikan ke tiga lurah di Pulau Hiri, yakni Lurah Durari, Togolobe dan Faudu, agar cepat berkomunikasi kembali dengan BPBD untuk bantuan material berupa atap rumah,” ujar Anita, Selasa (11/11).

“Kalau sudah ada bantuan material itu, tenaga pekerjaan nanti Polres Ternate siapkan personel. Sehingga pekerjaannya cepat dan korban dari tiga rumah kembali menempati rumah mereka seperti biasa,” sambungnya.

Anita juga mengaku, peninjauan ini pun sekaligus memberikan sejumlah sembako untuk membantu korban dalam kebutuhan sehari-hari. Ia menegaskan, kehadiran Polres bukan sekadar kehadiran biasa, tapi bentuk komitmen membuat masyarakat merasakan nyaman. Artinya tak hanya berkoar di mulut namun kerja nyata.

Selain imbauan ke masyarakat Pulau Hiri, Polres Ternate juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Ternate agar meningkatkan kewaspadaan.

“Kalau tidur, jangan terlalu nyenyak, takutnya kejadian terjadi malam hari kita bisa menjadi korban, begitu juga para nelayan, jika melaut lebih dulu melihat kondisi cuaca. Karena menurut BMKG arah mata angin badai La Nina sudah berada di sekitar kita,” imbuhnya.

Sementara, Camat Pulau Hiri, Irwan Bakar, menambahkan angin puting yang menerjang Pulau Hiri pada Senin (10/11) mengakibatkan tiga unit rumah warga mengalami rusak berat.

Berdasarkan pendataan yang dilakukan pihak kelurahan setempat, tiga rumah yang mengalami rusak berat tersebar di Kelurahan Dorari Isa, Togolobe dan Faudu.

Di Togolobe, lanjut dia, rumah yang diterpa angin kencang adalah milik keluarga Roby Sahil di RT.04/RW.02. Di Kelurahan Togolobe, rumah milik keluarga Albahar Tinamba RT.04/RW.02 dan di Kelurahan Faudu milik keluarga Asa Rajab di RT.01/RW.02 .

“BPBD telah menyalurkan bantuan awal untuk korban puting beliung di tiga kelurahan terdampak. Tapi kami masih menunggu laporan dari pihak kelurahan,” ujar Irwan.

Sebagai informasi, cuaca ekstrem melanda wilayah Kota Ternate, Maluku Utara, Senin (10/11). Hujan dan angin kencang menyebabkan tiga rumah warga di Kecamatan Pulau Hiri rusak parah.

Rumah-rumah yang terdampak berada di tiga kelurahan, yakni Kelurahan Durari Isa milik Obi Sahil, Kelurahan Togolobe milik Fando, dan Kelurahan Faudu milik Asa Rajaboko. (gon/tan)