JAILOLO, NUANSA – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, menggaungkan penggunaan pakaian adat dalam perayaan Natal Nasional 2025 yang digelar di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara.
Gubernur perempuan pertama di Maluku Utara itu mengenakan pakaian adat Maluku Utara saat mengikuti ibadah bersama ribuan jemaat di Gereja Masehi Injili Halmahera (GMIH) Eben Haizer, Kecamatan Tabaru, Selasa (6/1).
Perayaan Natal Nasional tetap berlangsung meski hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak siang hari. Panitia mencatat, sekitar 2.400 jemaat menghadiri ibadah Natal nasional yang digelar di gereja tersebut. Kabupaten Halmahera Barat menjadi satu dari 10 titik lokasi perayaan Natal Nasional tahun ini.
Natal Nasional 2025 mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”. Rangkaian ibadah berlangsung tertib dan diiringi pujian dari paduan suara jemaat, dengan pengamanan aparat serta dukungan pemerintah daerah.
Dalam sambutannya, Gubernur Sherly menekankan agar semangat kasih Natal tidak berhenti pada perayaan seremonial.
“Kasih Natal jangan hanya dirayakan hari ini, tetapi harus hidup dalam keluarga dan masyarakat sepanjang tahun,” kata Sherly di hadapan jemaat.
Ia juga menyinggung makna kebersamaan di tengah keberagaman Maluku Utara. Menurut Sherly, Natal menjadi momentum memperkuat persaudaraan sosial.
“Maluku Utara adalah rumah bersama. Perbedaan harus menjadi kekuatan untuk saling menjaga,” ujarnya.
Perayaan Natal Nasional di Halmahera Barat terhubung secara daring dengan puncak Natal Nasional di Jakarta yang dihadiri Presiden Prabowo Subianto.
Jemaat mengikuti rangkaian acara nasional tersebut melalui siaran langsung yang disiapkan panitia.
Selain mengikuti ibadah, Pemerintah Provinsi Maluku Utara menyalurkan bantuan sosial berupa 100 beasiswa pendidikan, 2.000 paket sembako, satu unit mobil ambulans untuk rumah sakit Katolik dan Muhammadiyah, serta bantuan renovasi gereja di sejumlah wilayah Maluku Utara.
Hingga acara berakhir, perayaan Natal Nasional di Halmahera Barat berlangsung aman dan terkendali meski hujan deras mengguyur wilayah tersebut. (tan)










