google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Wagub Maluku Utara Salurkan Bantuan Alat Usaha bagi 17 Pelaku UKM

SOFIFI, NUANSA – Pemerintah Provinsi Maluku Utara kembali menegaskan komitmennya dalam pemberdayaan ekonomi kerakyatan melalui penyaluran bantuan sarana usaha bagi pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Penyerahan bantuan ini dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, bertempat di Kantor Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Maluku Utara, Senin (19/1).

Dalam arahannya, Wagub Sarbin menyampaikan bantuan ini merupakan stimulan strategis bagi masyarakat untuk membangun kemandirian ekonomi dan meningkatkan taraf hidup keluarga. Namun, ia menekankan bahwa pemerintah akan melakukan evaluasi ketat terhadap penggunaan bantuan tersebut.

google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0

“Saya berharap bantuan ini menjadi modal awal bagi bapak dan ibu untuk membuka usaha dan mengubah taraf hidup. Oleh karena itu, bantuan ini dilarang keras untuk diperjualbelikan. Saya pastikan, baik penjual maupun pembeli bantuan ini akan diproses hukum. Jika ada barang yang diterima dalam kondisi rusak, silakan dikembalikan untuk diganti dengan yang baru,” ujar Sarbin.

Selain itu, Sarbin memberikan peringatan keras terkait integritas dalam proses penyaluran. Ia mengimbau kepada seluruh penerima manfaat untuk berani melaporkan segala bentuk praktik pungutan liar (pungli) atau transaksi ilegal yang dilakukan oleh oknum dinas terkait.

“Jika ada oknum yang meminta imbalan atau melakukan transaksi dalam pemberian bantuan ini, segera laporkan kepada kami. Kami tidak segan-segan memberikan sanksi tegas kepada pelakunya,” tambahnya.

Meskipun menyadari bantuan peralatan ini merupakan langkah awal, Sarbin optimis bahwa jika dikelola dengan maksimal, sarana tersebut dapat menjadi penopang utama ekonomi keluarga.

Pada kesempatan kali ini, tercatat sebanyak 17 pelaku usaha menerima bantuan, yang terdiri dari 10 pelaku usaha asal Kota Tidore Kepulauan dan 7 pelaku usaha dari Kota Ternate. Adapun rincian bantuan sektoral yang diberikan meliputi:

Sektor perbengkelan, yaitu hidrolik, mesin cordless, kompresor, dan tool kit set.

Kemudian, sektor pertukangan, gergaji listrik, skaf listrik, bor, dan router.

Sektor katering, berupa termos, panstof (pemanas makanan), wajan, panci, peralatan makan (sendok/piring), dan rice cooker.

Serta sektor pengolahan kopi, yaitu mesin freezer.

Salah satu penerima bantuan sektor katering asal Kota Tidore, Insan Hasan, menyampaikan apresiasi mendalam kepada pemerintah provinsi.

“Terima kasih sebesar-besarnya kepada Ibu Gubernur dan Pak Wakil Gubernur Maluku Utara. Bantuan ini akan kami pergunakan sebaik-baiknya untuk menopang ekonomi keluarga,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, Rusdi Rasid, penerima bantuan alat pertukangan, menyatakan bahwa bantuan ini menjadi solusi atas keterbatasan alat yang selama ini menghambat produktivitas usahanya. Ia berjanji akan merawat dan mengoptimalkan peralatan tersebut untuk meningkatkan pendapatan.

Acara penyerahan berlangsung dengan khidmat dan ditutup dengan harapan agar para pelaku UKM di Maluku Utara dapat segera naik kelas melalui pemanfaatan teknologi dan peralatan yang memadai. (tan)

google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0
Exit mobile version