google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Wagub Sarbin Bumikan Moderasi Beragama Bagi Insan Pelajar

SOFIFI, NUANSA – Pemerintah Provinsi Maluku Utara menggandeng Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) melakukan sosialisasi moderasi beragama kepada para pelajar di sekolah-sekolah yang dipusatkan di SMA Negeri 8 Kota Tidore Kepulauan, Kamis (29/1). Ini dilakukan sebagai upaya mengedukasi dan menginsersi nilai-nilai moderasi beragama, kerukunan, dan toleransi dalam diri generasi muda.

Kegiatan yang diikuti oleh ratusan siswa tersebut bertujuan menanamkan pemahaman tentang sikap beragama yang adil, berimbang, tidak ekstrem, serta menumbuhkan toleransi, saling menghormati perbedaan, dan semangat perdamaian sejak dini untuk mencegah intoleransi dan perpecahan di masyarakat.

google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, menggarisbawahi pentingnya kerukunan beragama di tengah-tengah kemajemukan Maluku Utara terutama di kalangan pelajar. Ia mengungkapkan keprihatinannya di Maluku Utara masih terdapat kota yang intoleran.

“Kota Ternate menjadi kota yang tidak intoleran di tengah perkembangan pesatnya, tentu ini menjadi keprihatinan kita bersama,” ujar Sarbin.

Pemerintah melalui Kementerian Agama secara berkelanjutan aktif mempromosikan pengarusutamaan moderasi beragama.

“Moderasi beragama adalah bagaimana cara pandang kita dalam beragama secara moderat, yakni memahami dan mengamalkan ajaran agama dengan tidak ekstrem, baik ekstrem kanan maupun ekstrem kiri,” ucap Sarbin.

Sarbin juga mengapresiasi langkah FKUB bersama Dinas Pendidikan Kebudayaan yang berkolaborasi menginisiasi kegiatan penting pada sore hari ini. Kegiatan ini merupakan bagian penting dalam membentuk generasi muda dengan pemahaman agama yang inklusif dan moderat.

“Program ini memberi wawasan kepada siswa SMA/SMK/Madrasah tentang pentingnya bersikap moderat dalam menghadapi isu-isu keagamaan, serta menghargai perbedaan sebagai bagian dari kekayaan bangsa,” katanya.

“Kita bersama-sama berharap kerukunan baik dalam umat beragama maupun antarumat beragama menjadi modal dasar Maluku Utara ini menjadi maju dan berkembang,” tutupnya. (tan)

google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0
Exit mobile version