Gubernur Sherly Perkuat Koordinasi Pengamanan Arus Mudik Lebaran 2026

SOFIFI, NUANSA – Pemerintah Provinsi Maluku Utara menyiapkan langkah terpadu menghadapi lonjakan mobilitas pada arus mudik lebaran Idulfitri 2026. Strategi ini dirancang untuk memastikan perjalanan masyarakat aman serta pasokan kebutuhan tetap stabil.

Koordinasi lintas sektor terus dilakukan Gubernur Sherly Tjoanda untuk memperkuat kesiapan daerah secara menyeluruh. Sinergi tersebut mencakup penguatan infrastruktur jalan, transportasi, pengamanan, energi, dan pangan.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Dikbud Maluku Utara, Kamis (5/3) tersebut diikuti unsur Forkopimda dan pimpinan instansi terkait, di antaranya Kapolda, Danrem 152 Baabulah, Kesbangpol, BMKG, Dinas Perhubungan, Dinas PUPR, BPBD, Dinas Pariwisata hingga Dinas Pendidikan.

Rakor lintas sektoral ini merupakan bagian dari persiapan daerah yang menjadi bagian pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, guna memastikan keamanan serta kelancaran arus mudik serta perayaan Idulfitri khususnya di wilayah Maluku Utara.

Gubernur mengapresiasi langkah sinergi lintas sektor dalam rakor tersebut, di mana untuk memastikan masyarakat dapat menikmati kelancaran arus mudik nantinya.

Rakor ini, lanjut Sherly, memiliki arti penting, wujud bahwa pemerintah sangat peduli dan hadir langsung untuk membantu masyarakat guna melakukan mudik.

“Malut merupakan wilayah kepulauan di mana sangat bergantung dengan aksesibilitas transportasi laut. Maka dibutuhkan kesiapan matang segala lini untuk memastikan kelancaran nanti,” ujarnya.

Selain itu, gubernur perempuan pertama di Maluku Utara tersebut juga mengumumkan program mudik bersubsidi lebaran Idulfitri 2026 dengan memberikan potongan harga tiket kapal laut sebesar 50 persen bagi masyarakat Maluku Utara.

“Kebijakan ini berlaku untuk perjalanan pulang-pergi pada periode 12 hingga 31 Maret 2026. Sementara itu, penjualan tiket mulai dibuka pada 5 Maret 2026,” jelasnya.

Sementara, Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol Waris Agono, menekankan agar seluruh jajaran melaksanakan persiapan secara optimal, terukur, dan penuh tanggung jawab.

Waris meminta penguatan sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan untuk menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas selama Ramadan dan Idulfitri.

Sebelum menutup arahannya, gubernur meminta supaya keselamatan masyarakat dinomorsatukan dalam penanganan kegiatan mudik Idulfitri tahun ini. Di samping itu, agar mewujudkan pelayanan publik terbaik kepada seluruh lapisan masyarakat Maluku Utara.

“Kami siap bersinergi bersama Polri, TNI, dan seluruh instansi terkait untuk memastikan masyarakat Maluku Utara dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idulfitri dengan aman, tertib, dan lancar. Koordinasi dan kesiapan sejak dini menjadi kunci keberhasilan pengamanan,” pungkas Sherly.

Rakor ini menjadi komitmen pemerintah daerah untuk mendukung penuh pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 di wilayah Maluku Utara. (tan)