DARUBA, NUANSA – Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) akan membangun dua jembatan penghubung antar desa tahun 2026. Hal ini disampaikan Plt Kepala Dinas PUPR Morotai, Fahmi Usman, Jumat (13/3).
“Ada dua proyek jembatan akan dibangun di Kabupaten Pulau Morotai, yaitu di Desa Loleo Pangeo dan SP4 dengan menggunakan APBD tahun 2026,” ujar Fahmi kepada Nuansa Media Grup (NMG).
Menurutnya, jembatan penghubung antar desa ini dibangun dengan volume panjang bentangan sekitar 22 meter, dengan estimasi anggaran senilai Rp5,3 miliar untuk dua proyek jembatan. Proyek ini dimaksud untuk memudahkan akses transportasi bagi masyarakat setempat.
“Untuk Loleo Pangeo 13 meter dengan anggaran sekitar Rp3 miliar, kemudian SP4 kurang lebih Rp2,3 miliar, dengan panjang bentangan 9 meter,” jelasnya.
Lebih lanjut, Fahmi menuturkan bahwa proyek tersebut tengah menunggu proses tender. Namun begitu, proyek ini sudah terinput dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP).
“Yang pasti jadwal admin juga sudah diinput di SIRUP, rencana proyek ini tinggal menunggu pengumuman tender,” pungkasnya. (ula/tan)
