TERNATE, NUANSA – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Maluku Utara menyampaikan seruan moral untuk segenap masyarakat Malut dan khususnya Kabupaten Halmahera Tengah atas peristiwa kekerasan yang terjadi di dua desa di Kecamatan Patani. KNPI menyerukan agar semua pihak mengedepankan persatuan.
Sekretaris DPD KNPI Maluku Utara, Jufri M Soleman, mendesak agar pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab segera menghentikan seluruh bentuk kekerasan dengan dalil apapun, apalagi menyeret simbol agama sebagai alasan kekerasan.
“Kami berharap kepada seluruh masyarakat Maluku Utara dan khususnya masyarakat Halmahera Tengah untuk tetap bersama menjaga persatuan serta meningkatkan sikap toleransi antar sesama demi terciptanya kehidupan sosial yang tertib dan aman,” ujar Jufri, Jumat (3/4).
Di negeri ini, menurut Jufri, tidak dibenarkan bagi siapa pun dan dengan alasan apapun untuk melakukan tindak kekerasan atas orang lain, apalagi menggunakan simbol agama sebagai dasar untuk melakukan tindak kekerasan.
Dalam seruan moral ini, KNPI Maluku Utara juga mendesak Polda Maluku Utara dan Polres Halmahera Tengah untuk segera mengungkap motif serta pelaku provokator di balik kekerasan tersebut.
“Kami mendesak kepada Polda Maluku Utara dan Polres Halteng untuk segera mengungkap fakta kekerasan yang terjadi di Halteng. Ini dilakukan agar menjadi pembelajaran penting bagi keberlangsungan kehidupan di masa yang akan datang,” tegas Jufri.
“Kita semua adalah saudara, dan tidak ada saudara yang saling memusuhi,” sambungnya menutup. (tan)
