TERNATE, NUANSA – Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, memimpin apel pagi dalam program yang dilaksanakan di Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Linmas Kota Ternate, Rabu (8/4).
Kegiatan apel tersebut diikuti oleh Kepala Satpol PP Kota Ternate, Fhandy Mahmud, para pejabat struktural serta seluruh ASN di lingkup Satpol PP dan Linmas.
Dalam arahannya, Rizal menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Satpol PP yang hadir dan mengikuti apel dan menekankan pentingnya pemahaman terhadap kebijakan Work From Home (WFH) yang diberlakukan oleh pemerintah sebagai bagian dari upaya efisiensi sekaligus pembentukan budaya kerja ASN.
Rizal mengingatkan bahwa WFH tidak boleh dimaknai sebagai hari libur, melainkan tetap menjalankan tugas dari rumah sesuai tanggung jawab masing-masing.
“Saya tegaskan bahwa WFH bukan libur, tetapi kita tetap bekerja dari rumah dengan penuh tanggung jawab,” ucap Rizal.
Menurutnya, penerapan WFH berpengaruh terhadap intensitas interaksi internal di lingkungan kantor. Oleh karena itu, ia menginstruksikan seluruh OPD, termasuk kecamatan, untuk melaksanakan apel pagi setiap hari Senin sebagai upaya memperkuat komunikasi dan koordinasi internal.
Rizal menjelaskan bahwa apel pagi rutin setiap Senin tidak hanya sebagai sarana silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi, terutama setelah jeda akhir pekan. Pengawasan dan monitoring secara rutin terhadap pelaksanaan apel pagi dilakukan di seluruh OPD dan kantor kecamatan.
Lebih lanjut, sekda menekankan bahwa kebijakan WFH, khususnya pada hari Jumat, tidak boleh berdampak pada penurunan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan meminta seluruh OPD, termasuk Satpol PP, untuk tetap menjaga ritme pelayanan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing.
“Sebagai pelayan masyarakat, kita harus memastikan pelayanan tetap berjalan maksimal. Saya minta Satpol PP dan seluruh OPD menjaga kualitas kerja sesuai tupoksi,” ujar Rizal.
Dalam kesempatan tersebut, sekda juga mengingatkan peran strategis Satpol PP sebagai penegak peraturan daerah untuk terus membangun budaya kerja yang kolaboratif dan inovatif. Menurutnya, kedua hal tersebut menjadi kunci keberhasilan dalam menjalankan program dan kegiatan.
Pentingnya komitmen dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi, sekaligus memberikan apresiasi atas capaian kinerja Satpol PP selama ini. Disebutkan juga bahwa saat ini Pemerintah Kota Ternate telah memasuki triwulan II tahun anggaran 2026, sehingga diperlukan peningkatan kinerja secara berkelanjutan.
Meski terdapat kebijakan rasionalisasi anggaran dari pemerintah pusat, sekda menegaskan bahwa hal tersebut tidak boleh menjadi alasan menurunnya kinerja. Penyesuaian anggaran, menurutnya, dilakukan pada program dan kegiatan yang belum bersifat urgen atau prioritas. (udi/tan)
