google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Daerah  

DPRD Resmi Bentuk Pansus BLUD RSUD Jailolo

JAILOLO, NUANSA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Barat resmi membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk mengevaluasi tata kelola Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Jailolo. Pengesahan ini dilakukan melalui Rapat Paripurna ke-4 Masa Persidangan I Tahun 2026, Kamis (16/4/2026) di ruang Paripurna Kantor DPRD Halbar, Desa Hatebicara Kecamatan Jailolo.

Pembentukan pansus ini dinilai mendesak menyusul banyaknya keluhan masyarakat terkait sulitnya mendapatkan obat di apotek rumah sakit, serta isu ketidaktransparanan pengelolaan anggaran, baik yang bersumber dari subsidi pemerintah daerah maupun pendapatan BLUD.

google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Berdasarkan Surat Keputusan DPRD Halmahera Barat Nomor 100.2.4.4/02/2026, Ariyanto Bubangu, resmi ditunjuk sebagai Ketua Pansus, didampingi Dasril Hi Usman sebagai Wakil Ketua.

Ariyanto menyatakan bahwa pihaknya akan segera bergerak cepat dengan menggelar rapat internal pada awal pekan depan.

“Senin nanti kita akan menyepakati kerja-kerja pansus terkait dengan BLUD Rumah Sakit Jailolo,” ungkap Ariyanto saat dikonfirmasi usai paripurna.

Fokus utama Pansus akan tertuju pada dua aspek: pelayanan publik dan birokrasi internal. Ariyanto menegaskan akan memeriksa apakah operasional rumah sakit telah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

Dari sisi internal, pansus juga menyoroti kesejahteraan pegawai. Adanya potensi kesenjangan insentif antara dokter, perawat, bidan, hingga staf administrasi diduga kuat berdampak pada kualitas pelayanan kepada pasien.

“Bila kesenjangan itu terjadi dan berdampak pada pelayanan, maka perlu kita mengkaji kembali skema insentif tersebut,” imbuhnya.

Terkait kelangkaan obat yang meresahkan warga, pansus berkomitmen melakukan pemeriksaan mendalam untuk mencari akar masalahnya. Ariyanto menyebutkan ada beberapa kemungkinan teknis yang akan ditelusuri.

“Kita kaji apakah kelangkaan ini akibat plafon harga obat BPJS yang tidak sesuai dengan resep dokter, adanya resep di luar plafon, atau memang ada unsur lain yang menyebabkan stok kosong,” tegasnya.

Struktur Keanggotaan Pansus BLUD RSUD Jailolo:

• Penasihat: Pimpinan DPRD Halmahera Barat

• Ketua: Ariyanto Bubangu

• Wakil Ketua: Dasril Hi Usman

Anggota:

• Yoram Uang

• Kristovel Sakalaty

• Rinto Djalali

• Joko Ahadi

• Erland Mouw

• Abdul Khalik

• Fillarensia G Balatjai

• Mujain Bessy.

google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0
Exit mobile version