DARUBA, NUANSA – Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) menyiapkan 20 unit pompa air dalam menghadapi musim kemarau di tahun 2026.
Fenomena El Nino yang diprediksi melanda sejumlah wilayah Indonesia termasuk Maluku Utara ini diperkirakan terjadi mulai April hingga Oktober 2026. BMKG sendiri telah menegaskan kemarau 2026 akan lebih kering dan berlangsung lebih panjang dibandingkan rata-rata normalnya.
Sehingga itu, atas fenomena iklim yang terjadi ini menjadi pukulan berat terhadap sektor pertanian dan perkebunan. Plt Kepala DPKP Morotai, Tamhid Bilo, menegaskan pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah dalam menyiapkan ketahanan stok bahan pangan di Morotai.
Ia menyebutkan bahwa DPKP Morotai telah menerima bantuan sebanyak 20 unit pompa air dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara. Bantuan tersebut akan disalurkan ke tiga kecamatan dalam rangka menunjang hasil produksi pertanian Morotai.
“Ini sementara disalurkan ke Kecamatan Morotai Selatan Barat, Morotai Selatan dan Morotai Timur. Ini memang difokuskan untuk para petani, terutama petani sawah, petani ladang dan hortikultura,” jelasnya, Senin (20/4).
(ula/tan)
