MAKASSAR, NUANSA — Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, mengunjungi Jemaah Calon Haji (JCH) asal provinsinya di Asrama Haji Embarkasi Sudiang, Makassar, Kamis (30/4), dengan fokus pada pengecekan langsung kesiapan layanan serta dukungan konkret bagi jemaah sebelum keberangkatan ke Arab Saudi.
Kunjungan ini diarahkan untuk memastikan seluruh aspek pelayanan berjalan optimal, terutama pada fase transit yang kerap menjadi titik krusial bagi jemaah. Selain berdialog langsung dengan jemaah, gubernur juga akan menyerahkan bantuan uang saku sebagai tambahan dukungan riil selama pelaksanaan ibadah haji.
“Kunjungan ini untuk memastikan pelayanan benar-benar berjalan baik di lapangan, termasuk kesehatan dan akomodasi jemaah,” kata Ailan, Kepala Bagian Humas, Biro Administrasi Pimpinan Setda Maluku Utara, Rabu (29/4).
Pemerintah provinsi juga akan meninjau koordinasi antara Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) daerah dan pihak embarkasi, guna memastikan tidak ada kendala teknis yang dapat mengganggu proses keberangkatan.
Sebanyak 764 jemaah asal Maluku Utara dijadwalkan berangkat pada musim haji tahun ini. Kloter 13 yang terdiri dari 380 jemaah telah tiba di Makassar pada 29 April melalui dua penerbangan, sementara Kloter 15 dengan 377 jemaah dijadwalkan menyusul pada 30 April.
Mayoritas jemaah berasal dari Kota Ternate (568 orang) dan Kota Tidore Kepulauan (114 orang), dengan sisanya tersebar di berbagai kabupaten di Maluku Utara.
Langkah ini menegaskan pendekatan pemerintah daerah yang menitikberatkan pada kualitas layanan dan kesiapan teknis, sekaligus memastikan jemaah berangkat dalam kondisi aman dan terlayani dengan baik sejak dari embarkasi. (tan)
