TERNATE, NUANSA – Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, secara resmi mengukuhkan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Maluku Utara sekaligus melantik jajaran pengurus masa bakti 2025-2030. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Halmahera Ballroom, Muara Hotel, Ternate, Jumat (8/5).
Pelantikan dan pengukuhan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Maluku Utara Nomor 311. 2 /KPTS/MU/2025 Tanggal: 10 Maret 2025, yakni Ketua Ny Rusni Sarbi, Sekertaris, Hairia, Bendahara, Ade Irma Suryani.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Sarbin Sehe menekankan dua pesan krusial bagi pengurus yang baru dilantik. Pertama, ia mengingatkan bahwa PKK adalah organisasi perempuan terbesar dengan struktur terlengkap yang bersentuhan langsung dengan lini kekuasaan dan masyarakat.
“PKK dan Dharma Wanita harus benar-benar berperan dalam menjaga aspek keluarga. Tantangan keluarga saat ini luar biasa besar. Meskipun regulasi sudah banyak, kita masih menyaksikan kekerasan terhadap perempuan masih terjadi. PKK harus menjadi format baru untuk membangkitkan semangat keluarga yang berdaya dan bahagia,” ujar Sarbin.
Sarbin juga menegaskan bahwa kesejahteraan bangsa ditentukan dari unit terkecil, yakni keluarga. Oleh karena itu, program PKK diharapkan tidak hanya rapi secara administratif di atas kertas, tetapi harus menjadi jembatan solusi bagi persoalan nyata di lapangan melalui kolaborasi dengan lembaga keagamaan seperti Muslimat, Aisyiyah, dan Fatayat.
Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Maluku Utara, Rusni Conoras, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dukungan pemerintah provinsi. Ia menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 36 Tahun 2020.
Rusni juga memberikan catatan menarik mengenai komposisi pengurus periode ini yang turut melibatkan kaum laki-laki. Hal ini membuktikan bahwa PKK adalah gerakan inklusif yang mengedepankan etos kerja dan profesionalisme.
“PKK bukan sekadar organisasi seremonial. Kami adalah mitra pemerintah untuk menuntaskan persoalan pendidikan, kesehatan, revitalisasi posyandu, hingga ketahanan pangan. Kuncinya adalah kekompakan dan komitmen,” tegas Rusni.
Dirinya juga mengajak seluruh pengurus untuk bekerja dengan penuh keikhlasan meski tanpa honorarium, demi memberikan manfaat bagi masyarakat. Secara khusus, Ketua TP PKK meminta dukungan penuh dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar proaktif bersinergi dalam program-program pemberdayaan masyarakat.
“Kehadiran bapak pembina (wagub) hari ini diharapkan menjadi penguat bagi para pimpinan OPD untuk merespons cepat keluhan masyarakat melalui kemitraan dengan PKK,” pungkasnya. (tan)
