DARUBA, NUANSA – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Pulau Morotai memberikan apresiasi terhadap PT Berkah Freshindo Tuna (BFT) yang telah melakukan ekspor perdana ikan tuna ke Amerika Serikat. Sebanyak 39 ton tuna Morotai ini diekspor baik ke pasar nasional maupun internasional.
Plt Kepala DKP Morotai, Jhon F Tiala, mengatakan hal tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat sektor perikanan daerah sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Aktivitas ini menandai keseriusan pengembangan industri kelautan Morotai sebagai salah satu sentra tuna unggulan di Indonesia.
“Dengan dimulainya ekspor perdana ini, PT Berkah Freshindo Tuna diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi baru di Kabupaten Pulau Morotai sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai salah satu sentra perikanan tuna potensial terutama di kawasan Indonesia Timur,” ujar Jhon kepada Nuansa Media Grup (NMG), Jumat (22/5).
Ia juga meminta agar sinergi antara perusahaan dan nelayan lokal yang tetap dibangun agar menjadi model pengembangan industri perikanan berkelanjutan yang tidak hanya berorientasi pada ekspor, tapi juga peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Sementara itu, Direktur PT BFT, Hendra, mengatakan ekspor perdana ini menjadi bukti nyata komitmen perusahaan dalam mengoptimalkan potensi tuna Morotai yang memiliki kualitas unggulan.
“Kegiatan ekspor hari ini menjadi langkah awal kami dalam memperkuat posisi Morotai sebagai salah satu pusat perikanan tuna berkualitas. Tiga kontainer dengan total sekitar 39 ton ikan tuna berhasil kami kirim ke Jakarta, hasil kerja sama dengan para pengepul di berbagai wilayah,” ujarnya.
Ia menambahkan, PT BFT terus membangun sistem industri perikanan modern melalui penguatan fasilitas cold storage, peningkatan kapasitas rantai pasok, serta kolaborasi langsung dengan nelayan dan supplier lokal. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga kualitas hasil tangkapan sekaligus meningkatkan nilai jual ikan tuna Morotai. (ula/tan)
