TERNATE, NUANSA – Anggota DPRD Kabupaten Halmahera Utara melakukan kunjungan kerja dalam rangka mempelajari pengelolaan pendapatan asli daerah (PAD) di Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Ternate, Rabu (3/6).
Anggota DPRD Halmahera Utara, Oni Pulo, mengatakan tingkat pengelolaan pajak dan retribusi di Kota Ternate terbilang cukup baik.
“Kami banyak belajar bagaimana sistem pengelolaan pajak dan retribusi di Kota Ternate. Kami juga tahu persis bahwa Ternate adalah penyumbang pendapatan pajak yang cukup signifikan, sehingga kami pelajari untuk mendapatkan trik-trik agar diterapkan di Halmahera Utara,” ujarnya.
Setelah melakukan kunjungan kerja, DPRD Halbar akan menggelar pertemuan dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk menjelaskan skema peningkatan PAD lewat sektor pajak dan retribusi daerah.
“Yang jelas, pembahasan tadi melahirkan pikiran-pikiran yang akan diterapkan sesuai penjelasan kepala BP2RD, yang di mana pendapatan pajak dan retribusi mereka terus naik signifikan. Di Halmahera Utara, pembentukan badan belum terlalu lama sehingga butuh belajar supaya ke depan peningkatan pajak dan retribusi juga bisa naik signifikan,” katanya.
Ketua Komisi II Fraksi Demokrat itu menambahkan, di Maluku Utara, khususnya Kota Ternate menjadi andalan pengelolaan pajak dan retribusi dibandingkan kabupaten/kota lainnya.
Sementara, Kepala BP2RD Kota Ternate, Mochtar Hasyim, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan anggota DPRD Halmahera Utara yang di mana menjadikan BP2RD sebagai bahan acuan manajemen pengelolaan pajak dan retribusi.
“Jajaran BP2RD terus membangun komunikasi yang baik, terutama wajib pajak dalam upaya peningkatan pendapatan asli daerah,” ujarnya. (udi)















