google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Daerah  

Plaza Gamalama tak Diminati Investor, Pemkot Ternate Siapkan Skema Lain

Plaza Gamalama Modern. (Istimewa)

TERNATE, NUANSA – Pemerintah Kota Ternate menyiapkan skema sewa untuk gedung Plaza Gamalama Modern. Gedung yang dibangun dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) senilai Rp92,5 miliar itu saat ini belum difungsikan sebagai tempat pusat perbelanjaan karena kurang diminati investor.

Wali Kota Ternate, M Tauhid Soleman, mengaku tak ada satu pun investor yang mau mengelola gedung Plaza Gamalama Modern. Hingga saat ini, gedung megah yang terletak di pusat Kota Ternate tersebut belum difungsikan.

google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Pemerintah kota sudah berupaya mencari pihak investor untuk melakukan kerja sama tapi tidak membuahkan hasil. Sehingga itu, Pemkot menyiapkan skema lain agar gedung tersebut dapat difungsikan.

“Ini agak susah, investasi setengah mati jadi harus pakai skema lain, kemungkinan disewakan per lantai. Sebelumnya, sudah ada perjanjian kerja sama, tapi kami tunggu sampai saat ini ternyata belum membuahkan hasil,” ujar Tauhid, Senin (8/6).

Tauhid mengaku, dari pihak Mall Ternate pun mau berminat, tapi hingga saat ini belum ada respons kelanjutannya. Artinya, segala cara telah dilakukan tapi dari pihak investor tidak berminat.

“Sehingga itu langkah tepatnya hanya sewa per lantai. Dengan cara seperti begitu, saya kira akan lebih cepat,” ujar Tauhid.

Wacana Dialihkan Jadi RSUD 

Sebelumnya, Pemkot Ternate juga berencana menjadikan Plaza Gamalama Modern sebagai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ternate. Langkah ini diambil lantaran sejak diresmikan pada 2021 lalu gedung tersebut belum difungsikan.

Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, mengatakan sebelumnya terdapat banyak peminat dari pihak ketiga untuk mengelola Plaza Gamalama. Namun, tidak ada yang memenuhi kesepakatan awal dengan Pemkot, baik dari segi nilai kontrak maupun ketentuan pemanfaatan.

“Oleh karena itu, kami ambil rencana B. Tujuannya agar pelayanan kepada masyarakat bisa lebih baik, yakni dengan menjadikan Plaza Gamalama sebagai rumah sakit,” ujar Rizal, Kamis (10/4/2025).

Saat ini, RSUD Ternate belum memiliki gedung sendiri dan masih berbagi fasilitas dengan Puskesmas Kalumpang. Sempat direncanakan akan dibangun di area reklamasi Kalumata, namun rencana tersebut dibatalkan karena berbagai pertimbangan.

Menurut Rizal, pengalihan fungsi ini tidak membebani APBD karena memanfaatkan bangunan yang sudah ada, berlokasi strategis, dan memiliki jangkauan lebih dekat bagi masyarakat. Selain itu, langkah ini juga berpotensi memberikan nilai ekonomi bagi pendapatan daerah.

Pemkot telah menggelar rapat bersama di Kantor Dinas PUPR untuk mendesain ulang tata ruang Plaza Gamalama agar sesuai dengan standar rumah sakit yang ditetapkan Kementerian Kesehatan. Kajian yang dilakukan akan direview oleh Inspektorat untuk memperlancar proses pengalihan fungsi.

“Kita juga memenuhi beberapa syarat formal seperti pengelolaan limbah, dampak lalu lintas, dan tata ruang,” jelas Rizal. (udi/tan)

google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0
Exit mobile version