Gubernur Terima Audiensi Konjen Australia, Bahas Sejumlah Program Bantuan ke Masyarakat

TERNATE, NUANSA – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, menerima audiensi bersama Konsulat Jenderal Australia di Makassar, Todd Dias, dan Australia Indonesia Institut, Elena Williams, pada Rabu (10/6) bertempat di lantai IV Bela Hotel Ternate.

Audiensi yang dilakukan bersama Gubernur Maluku Utara ini bertujuan untuk mempromosikan hubungan bisnis, pendidikan dan hubungan masyarakat melalui budaya.

Ada berbagai aspek yang dibicarakan dalam pertemuan ini, seperti masalah kekerasan dan pelecehan seksual yang menjadi perhatian fokus dari program mereka.

Maluku Utara sendiri termasuk sebagai salah satu dari 12 provinsi di wilayah Indonesia Timur.

Australia Indonesia Institut, Elena Williams, menuturkan pihaknya juga berkeinginan untuk menjalin kerja sama melalui program beasiswa.

Menurutnya, untuk Indonesia Timur banyak kemudahan yang diberikan dalam hal syarat untuk mengikuti program beasiswa S2 dan S3.

“Kuotanya 350 pertahun. Untuk program regular S2 dan S3 bebas topic,” ucapnya.

Pihaknya juga berharap agar gubernur dapat memberikan sosialisasi ke masyarakat.

Gubernur sendiri merespons dengan baik saat audiensi bersama Konjen Australia di Makassar.

Disamping itu, gubernur juga menanyakan pendanaan NGO terkait masalah jalan tani yang belum tersedia yang menjadi akses transportasi petani dalam membawa hasil pertanian.

“Maluku Utara sedang bekerja sama dengan NGO yaitu Bamboo Fondation untuk mendukung program satu rumah satu kandang ayam guna memenuhi protein masyarakat,” ujar Sherly.

Sherly mengungkapkan, Maluku Utara punya rumah ibadah yang belum selesai, sehingga pihaknya telah bekerja sama dengan yayasan yang membantu menyelesaikan rumah ibadah.

Selain itu, Sherly juga menyampaikan perihal fasilitas pendidikan di Maluku Utara, terutama banyak sekolah yang hanya punya 5 komputer.

“Mungkin ada genre pembiayaan yang bisa kita kerja sama untuk membantu program kami ini,” ujarnya. (tan)