Daerah  

Pemkot Ternate Terima Ribuan Mahasiswa KKN Unkhair dan UGM

TERNATE, NUANSA – Pemerintah Kota Ternate secara resmi menerima ribuan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Khairun (Unkhair) Ternate dan KKN-PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Senin (22/6).

Penerimaan ini ditandai dengan pelaksanaan apel bersama yang digelar di halaman Kantor Wali Kota Ternate.

Apel bersama dipimpin langsung oleh Wali Kota Ternate, M Tauhid Soleman, dan dihadiri Sekretaris Daerah Rizal Marsaoly, para pimpinan OPD, camat, lurah, serta jajaran pimpinan dan dosen pendamping dari kedua universitas.

Dalam sambutannya, Tauhid menyampaikan apresiasi sekaligus terima kasih kepada pihak Unkhair dan UGM yang kembali memilih Kota Ternate sebagai lokus pengabdian masyarakat.

“Apel ini bagian dari penerimaan secara resmi dari Pemkot Ternate kepada mahasiswa KKN Unkhair dan UGM. Saya ingin menyampaikan terima kasih atas lokus pelaksanaan KKN yang dilaksanakan di Kota Ternate,” ujar Tauhid.

Tahun ini, tercatat ada 1.555 mahasiswa yang diterjunkan, dengan rincian 1.528 mahasiswa dari Unkhair dan 27 mahasiswa KKN-PPM dari UGM.

Menurut Tauhid, kehadiran mahasiswa KKN selama ini telah memberikan kontribusi besar, terutama dalam membantu pemerintah daerah menyelesaikan berbagai persoalan di lapangan.

Ia menekankan bahwa salah satu tantangan terbesar yang dihadapi Kota Ternate saat ini adalah masalah lingkungan, khususnya pengelolaan sampah.

“Dari jumlah tersebut, sekitar 95 persen telah masuk ke tempat pembuangan akhir (TPA). Sementara sisanya (5 persen) masih ada yang terbuang ke barangka (kalimati) dan tempat lainnya,” ucap Tauhid.

Oleh karena itu, Tauhid menilai kehadiran mahasiswa KKN menjadi momentum krusial untuk mengedukasi warga.

“Bersamaan dengan kegiatan KKN seperti ini, menurut kami inilah momentum paling penting untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait pengelolaan sampah. Kolaborasi menyeluruh dari Unkhair maupun UGM ini merupakan kolaborasi yang masif dalam membantu kebijakan kota,” tambahnya.

Di kesempatan yang sama, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unkhair Ternate, Sundari, menjabarkan bahwa pelaksanaan KKN tahun 2026 ini dibagi ke dalam beberapa skema strategis.

KKN Literasi Unkhair (390 Mahasiswa): Bekerja sama dengan Perpustakaan Nasional, mereka akan disebar di 39 titik kelurahan yang memiliki taman baca atau perpustakaan desa.
KKN Reguler Unkhair: Fokus pada program pengelolaan sampah dalam rangka kampus berdampak, literasi cerdas, serta pengembangan ekonomi hijau yang berkelanjutan.

“Kami berharap kehadiran mahasiswa KKN tahun 2026 ini dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kota Ternate, baik dari sektor ekonomi, sosial, maupun budaya,” ujar Sundari.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Ternate mengimbau kepada seluruh lurah agar aktif memfasilitasi dan membantu para mahasiswa selama menjalankan program kerja di wilayah masing-masing agar kolaborasi ini berjalan optimal. (udi/tan)