SOFIFI, NUANSA – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, menerima kunjungan audiensi dari Dirjendilmiltun MA RI beserta jajarannya. Pertemuan yang berlangsung di Ruang Pertemuan Kediaman Gubernur, Gosale Puncak, pada Rabu (1/7) ini bertujuan untuk memperkuat sinergitas antara Lembaga Yudikatif dan pemerintah daerah.
Fokus utama pembahasan dalam pertemuan ini adalah dukungan Pemda Maluku Utara terkait penyediaan lahan hibah serta aksesibilitas pendukung sarana publik. Fasilitas ini disiapkan untuk sejumlah pengadilan baru yang rencananya akan segera dibangun di wilayah Maluku Utara, tepatnya di Kota Sofifi dan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat.
Dalam audiensi tersebut, Gubernur Sherly didampingi Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Malut, Musyrifah Alhaddar, serta Kepala Biro Administrasi Pimpinan Malut, Abdul Karim.
Sherly menjelaskan, kunjungan kerja Dirjendilmiltun MA RI ke Maluku Utara ini dilakukan untuk meninjau langsung kesiapan lokasi. Agenda utama meliputi peninjauan lahan pembangunan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) beserta tanah untuk perumahan dinas para hakim di Kota Sofifi, serta lahan untuk pembangunan Pengadilan Agama dan Pengadilan Negeri di Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat.
Gubernur memastikan bahwa seluruh lahan dan tanah yang dibutuhkan saat ini sudah siap dan sangat cocok untuk segera dilakukan proses pembangunan.
Sherly berharap agar proses konstruksi fisik gedung-gedung pengadilan tersebut dapat segera direalisasikan. Kehadiran Pengadilan TUN di Sofifi dinilai sangat krusial agar masyarakat atau pihak yang berselisih tidak perlu lagi menghabiskan waktu dan biaya untuk mengurus perkara hukum ke provinsi lain.
“Saya berharap agar pembangunannya segera dimulai. Jika ada perselisihan yang membutuhkan Pengadilan TUN, masyarakat tidak perlu lagi berurusan ke provinsi lain karena di Sofifi nanti sudah tersedia,” ujar Sherly.
Hal senada juga diharapkan berlaku untuk wilayah Jailolo. Kehadiran Pengadilan Agama dan Pengadilan Negeri yang baru di Kabupaten Halmahera Barat diharapkan mampu mendekatkan sarana hukum kepada masyarakat setempat agar pelayanan publik menjadi jauh lebih mudah, cepat, dan nyaman.
Kunjungan kerja strategis ini dihadiri langsung oleh Dirjen Baldinmiltun MA RI, Marsekal Muda TNI Dr Yuwono Agung Nugroho, Sek Ditjen Badlimitun, Sodikin, Direktur Binganismin Dil TUN, Dr Agus Budi Susilo, Ketua PTTUN Manado, H Edi Supriyanto, Ketua PTUN Jayapura, Merna Cinthia. (tan)
