google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Gubernur Serukan Solidaritas Kemanusiaan dan Transformasi Digital Malut

SOFIFI, NUANSA – Pekan QRIS Nasional (PQN) 2026 bertajuk ‘QRIS Kie Raha Fest’ sukses menyedot ribuan pasang mata, yang dihelat di Alun-Alun, Sofifi, Maluku Utara, Senin (17/8). Sejak jelang Isya, warga tumpah ruah berdatangan untuk menyaksikan hiburan rakyat tersebut. Selesai Isya, kawasan Jalan 40 telah dipenuhi warga untuk menunggu pertunjukan dimulai.

Acara yang mengusung tema “Rayakan Digitalisasi! QRISnya Satu, Menangnya Banyak!” merupakan puncak rangkaian Pekan QRIS Nasional dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI ke-81 yang diinisiasi oleh Bank Indonesia Perwakilan Maluku Utara bersama Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Dengan mengenakan dress putih, kehadiran Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, Wakil Gubernur Sarbin Sehe, unsur Forkopimda serta Sekretaris Daerah Provinsi langsung disambut riuh warga.

Gubernur perempuan pertama di tanah Moloku Kie Raha tersebut pun membalasnya dengan menyapa warganya. Bahkan Sherly, termasuk Wakil Gubernur serta Sekprov ikut duduk berbaur bersama warga.

Sherly membuka sambutannya pada malam itu, mengajak masyarakat untuk solidaritas, gotong royong, persatuan, empati serta kepedulian terhadap korban bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui doa bersama.

“Saya atas nama jajaran pemerintah daerah dan masyarakat Provinsi Maluku Utara menyampaikan rasa dukacita untuk saudara-saudara kita yang berada di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur atas bencana alam gempa bumi yang terjadi pada tanggal 15 Agustus 2026,” katanya dengan nada haru.

Sherly mengatakan, keluarga besar Maluku Utara turut merasakan duka yang dialami oleh masyarakat NTT. Oleh karenanya, sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan, pemerintah daerah menyalurkan bantuan keuangan tanggap darurat sebesar Rp1 miliar untuk mendukung penanganan bencana yang melanda masyarakat di Nusa Tenggara Timur.

Di sisi lain, Sherly mengatakan bahwa QRIS merupakan salah satu kekuatan ekonomi Maluku Utara di masa depan dan menjadi bagian dari upaya mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur sesuai dengan tema  HUT RI ke-81.

“Kedaulatan ekonomi perlu dibangun melalui berbagai instrumen, salah satunya QRIS sebagai alat pembayaran digital karya anak bangsa,” ungkap Sherly.

Kepala BI Maluku Utara, Handi Susila, mengatakan Bank Indonesia memandang perkembangan implementasi QRIS di Malut telah memasuki tahapan yang semakin matang. Fokus pengembangan tidak lagi hanya pada peningkatan awareness, tetapi juga pada perluasan usage dan penguatan quality.

“Pada Juni 2026 transaksi QRIS di Maluku Utara mencatatkan angka fantastis yakni Rp1,08 triliun atau naik 200% secara year-on-year,” katanya.

“Dengan demikian, digitalisasi sistem pembayaran diharapkan mampu menghadirkan pengalaman transaksi yang semakin mudah, cepat, aman, nyaman, dan berkualitas sekaligus memberikan nilai tambah bagi aktivitas ekonomi masyarakat,” sambung Handi.

Momentum PQN 2026 di Maluku Utara ditandai dengan penguatan Empat Fitur utama digitalisasi:

1. Launching dan Penandatanganan PKS Program BERKAH PKB QRIS: Bayar Pajak Kendaraan Bermotor

2. Launching QRIS Tap di Pelabuhan Speedboat Mangga Dua x BRI

3. Launching Taksi Bandara Sultan Babullah SIAP QRIS

4. Launching Buku Kurikulum Cinta Bangga Paham Rupiah tingkat SMP se-Kota Tidore Kepulauan.

Berbagai inovasi tersebut diharapkan semakin memudahkan masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak dan retribusi daerah sekaligus memperkuat efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan penerimaan daerah.

Malam puncak “QRIS Kie Raha Fest 2026” menjadi penanda bahwa seluruh rangkaian kegiatan memperingati Hari Kemerdekaan RI ke-81 telah sukses digelar, menampilkan berbagai suguhan menarik serta menghibur dengan penampilan Toton Caribo. Selain itu, pameran expo UMKM juga tampak dikerubungi oleh para pengunjung.

Saat ditemui, para pedagang yang sehari-hari berjualan di sekitar venue pun mendapatkan berkah dari QRIS Kie Raha Fest yang di inisiasi oleh BI tersebut. Masyarakat banyak yang menghabiskan waktu santai sore sambil menikmati santapan berbagai jajanan mulai dari pisang goreng, pentolan, telur gulung dan aneka minuman menyegarkan.

Ucapan syukur juga datang dari salah satu pelaku UMKM yang ikut meramaikan tenant yakni Ain Sandwich. UMKM yang bergerak di bidang pastry dan bakery ini berharap Pemprov terus memberikan ruang bagi pelaku UMKM dalam kegiatan-kegiatan keramaian. Penyediaan ruang untuk UMKM ini, katanya, terbukti sangat membantu dalam meningkatkan pendapatan.

Acara QRIS Kie Raha Fest membawa pesan digitalisasi yang perlu dikembangkan sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan masyarakat. Pada pelayanan publik, digitalisasi diarahkan untuk memberikan kemudahan dan meningkatkan kualitas layanan.

Pada pusat aktivitas ekonomi, digitalisasi diharapkan memperkuat efisiensi dan kualitas transaksi. Sementara pada pendidikan dan komunitas, digitalisasi menjadi instrumen untuk memperluas inklusi ekonomi dan keuangan.

Sementara itu, sepanjang rangkaian Pekan QRIS Nasional 2026, Bank Indonesia Maluku Utara juga memperluas edukasi dan implementasi digitalisasi ke berbagai segmen masyarakat, mulai dari sekolah dan perguruan tinggi, pasar dan UMKM, pusat perbelanjaan, hingga pelayanan pemerintah.

Upaya tersebut dilaksanakan melalui sinergi dengan pemerintah daerah, Otoritas Jasa Keuangan, perbankan, industri sistem pembayaran, dunia usaha, akademisi, pesantren, komunitas, serta masyarakat. (tan)

google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0
Exit mobile version