TERNATE, NUANSA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku Utara terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui penguatan sinergi dengan perguruan tinggi. Hal itu diwujudkan melalui kunjungan kerja dan rapat koordinasi bersama Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) yang berlangsung di Ruang Rapat Pascasarjana UMMU, Rabu (29/7).
Kunjungan tersebut dipimpin Ketua DPRD Maluku Utara, Iqbal Ruray, didampingi Wakil Ketua I Kuntu Daud, Wakil Ketua II Husni Bopeng, dan Wakil Ketua III Husni Salim. Rombongan diterima langsung oleh Rektor UMMU, Prof Ranita Rope, didampingi Wakil Rektor IV Dr Adi F Mahmud.
Pertemuan membahas berbagai langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi antara DPRD Maluku Utara dan UMMU guna mendukung percepatan pembangunan SDM di Maluku Utara. Sejumlah agenda yang menjadi pembahasan di antaranya penyediaan beasiswa berbasis kebutuhan daerah, dukungan anggaran untuk penelitian yang berorientasi pada potensi lokal, serta penguatan sinergi program pengabdian masyarakat antara mahasiswa dan pemerintah daerah.
Ketua DPRD Maluku Utara, Iqbal Ruray, menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga harus diiringi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Kita tidak bisa membangun daerah ini hanya dari sisi infrastruktur fisik. Kualitas SDM menjadi prioritas, dan kampus harus dilibatkan secara aktif dalam perencanaannya,” ujar Iqbal.
Sementara itu, Rektor UMMU, Prof Ranita Rope, menyampaikan kesiapan pihak universitas untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, baik di bidang pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat.
Ia menegaskan, UMMU siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam menghadirkan berbagai program akademik yang aplikatif dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta pembangunan daerah.
Melalui pertemuan tersebut, kedua belah pihak berharap dapat memperkuat kerja sama yang lebih konkret dan berkelanjutan. Sinergi antara DPRD Maluku Utara dan UMMU diharapkan dapat dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU) yang implementatif, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas SDM dan percepatan pembangunan di Maluku Utara. (tan)











