Daerah  

Pendaki Perempuan Tertahan di Pos 5 Gamalama, Tim SAR Bergerak 

TERNATE, NUANSA – Seorang pendaki perempuan bernama Halida Lasakola (21 tahun) mengalami gangguan kesehatan di Pos 5 jalur pendakian Gunung Gamalama, Kota Ternate, Senin (17/8). Hal itu menyebabkan Halida tertahan dan tak bisa meneruskan perjalanan turun ke titik awal pendakian.

Kejadian bermula saat korban bersama rombongannya mulai mendaki menuju puncak Gunung Gamalama pada Minggu (16/8) pukul 09.00 WIT. Rombongan sempat menginap di Pos 3 sebelum melanjutkan perjalanan menuju puncak pada Senin pagi.

Namun, saat perjalanan turun usai beraktivitas di puncak sekitar pukul 11.40 WIT, kondisi fisik korban menurun hingga tidak sanggup melanjutkan perjalanan.

“Selesai melaksanakan kegiatan, selanjutnya rombongan turun. Namun saat sampai di Pos 5 jalur pendakian Gunung Gamalama, salah satu korban mengalami sakit sehingga tidak dapat melanjutkan perjalanan turun,” ujar Kepala Basarnas Ternate, Iwan Ramdani.

Melihat kondisi tersebut, rekan korban langsung melaporkan kejadian ke Kantor SAR Ternate untuk meminta perbantuan evakuasi.

“Pukul 12.55 WIT, Tim Rescue Basarnas Ternate bergerak menuju Kelurahan Moya menggunakan Rescue Car. Setibanya di Kelurahan Moya, Tim Rescue melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju Pos 5 jalur pendakian Gunung Gamalama untuk melakukan evakuasi terhadap korban,” jelas Iwan.

Proses evakuasi di lapangan melibatkan sejumlah unsur penyelematan, di antaranya Tim Rescue KPP Ternate, Komunitas Pencinta Alam (KPA), serta masyarakat setempat. (tan)