NUANSA, BOBONG — Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara terus bergerak cepat menangani krisis air bersih akibat kekeringan di Kabupaten Pulau Taliabu. Melalui Satuan Tugas Tanggap Darurat, BWS Maluku Utara mendistribusikan air bersih tahap kedua sebanyak 2.950 liter ke Desa Sumbong, Kecamatan Taliabu Selatan, Minggu (14/9/2026).
Penyaluran air bersih ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan air baku domestik warga terdampak. Dalam aksi ini, Satgas BWS Maluku Utara berkoordinasi dengan BPBD Pulau Taliabu, Pemerintah Desa Sumbong sebagai lokasi penerima bantuan, serta Pemerintah Desa Ratahaya sebagai lokasi titik pengambilan air baku.
Hasil koordinasi tersebut memastikan proses pendistribusian air berjalan tertib, aman, dan merata. Tercatat bantuan ini menjangkau 180 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 125 jiwa penerima manfaat di Desa Sumbong.
Proses distribusi air di lapangan menghadapi tantangan topografi yang cukup berat. Akibat belum tersedianya konstruksi badan jalan yang memadai menuju lokasi, armada tangki air tidak dapat menjangkau pemukiman warga secara langsung.
Tim lapangan harus mengangkut air menggunakan tangki profil (profil tank) yang diangkut dengan moda transportasi lokal bena-bena serta sepeda motor. Meski membutuhkan waktu tempuh hingga 90 menit dan terkendala akses jalan, proses pembagian air tetap berjalan lancar berkat kerja sama warga dan petugas.
Sebagai langkah tindak lanjut, BWS Maluku Utara terus memantau dinamika ketersediaan air bersih di pemukiman warga bersama BPBD Kabupaten Pulau Taliabu dan pemerintah desa setempat.
BWS Maluku Utara juga menyiagakan armada serta memfasilitasi penyaluran air bersih susulan secara berkelanjutan sesuai perkembangan kebutuhan di lapangan selama masa tanggap darurat kekeringan ini. (kep)
