google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Daerah  

Oknum Anggota DPRD Halbar Diduga ‘Pajaki’ Uang Saku Kader Laskar Gerindra

JAILOLO, NUANSA — Seorang anggota DPRD Kabupaten Halmahera Barat berinisial, GB, diduga meminta sebagian uang saku milik sejumlah kader Laskar Gerindra yang baru saja mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) selama tiga hari.

Dugaan tersebut dialami HK, salah satu kader Laskar Gerindra, bersama tiga rekannya saat dalam perjalanan pulang menuju Jailolo pada Selasa (20/10/2026), setelah mengikuti kegiatan diklat di GOR Sofifi, Desa Akekolano, Kota Tidore Kepulauan.

google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0

“Kami dipajaki saat perjalanan pulang,” ucap HK kepada media.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa itu bermula ketika oknum legislator tersebut berada dalam satu mobil angkutan umum lintas Halmahera bersama empat kader Laskar Gerindra seusai penutupan kegiatan diklat.

Kegiatan pendidikan dan pelatihan tersebut berlangsung selama tiga hari, terhitung sejak Minggu (18/10/2026). Setelah kegiatan berakhir, para peserta disebut menerima uang saku dari panitia sebagai bekal perjalanan pulang.

Namun, saat berada dalam perjalanan menuju Jailolo, oknum anggota DPRD tersebut diduga meminta sebagian uang saku milik para kader. Permintaan itu, menurut informasi yang dihimpun, disampaikan dengan alasan untuk patungan membiayai transportasi.

Meski demikian, belum diperoleh penjelasan lebih lanjut mengenai besaran uang yang diminta, jumlah yang diberikan oleh masing-masing kader, maupun kesepakatan terkait biaya transportasi tersebut.

Dugaan ini menjadi sorotan karena menyangkut uang saku yang diterima peserta setelah mengikuti kegiatan organisasi. Untuk memastikan duduk perkara, diperlukan klarifikasi dari seluruh pihak yang terlibat, termasuk mengenai tujuan dan penggunaan uang yang diminta.

Hingga berita ini ditayangkan, awak media telah berupaya menghubungi oknum anggota DPRD yang bersangkutan melalui pesan WhatsApp untuk meminta konfirmasi dan tanggapan atas dugaan tersebut. Namun, nomor telepon yang digunakan belum dapat dihubungi. (adi/tan)

google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0
Exit mobile version