Wagub Maluku Utara Dorong Pesparani Jadi Jalan Penguatan Moderasi Beragama 

SOFIFI, NUANSA – Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, memimpin rapat koordinasi teknis (rakortek) Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik II Provinsi Maluku Utara Tahun 2026, bertempat di Ruang Rapat Wakil Gubernur, Kamis (5/11). Wakil Gubernur didampingi Plt Kabiro Kesra, Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Daerah (LP3D) Maluku Utara.

Selama jalannya rapat berlangsung, banyak membahas berbagai aspek teknis, mulai dari kesiapan peserta, materi perlombaan, jadwal penampilan, koordinasi pendampingan, hingga dukungan logistik bagi seluruh anggota kontingen yang nantinya bertanding.

Sinergi dan konsolidasi menjadi poin penting yang digarisbawahi oleh Wagub Sarbin. Menurutnya, keberhasilan kontingen tidak hanya ditentukan oleh kemampuan peserta di atas panggung, tetapi juga oleh kesiapan dan kekompakan tim pendukung.

“Terus perkuat sinergi dan koordinasi yang solid antar seluruh pihak yang terlibat,” ujar Sarbin.

Pembukaan gelaran Pesparani Katolik II Provinsi Maluku Utara dijadwalkan pada 15 November 2026 bertempat di Gedung Poli Grand Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, yang akan diikuti seluruh kabupaten/kota.

Sarbin berpesan agar pelaksanaan Pesparani mengedepankan moderasi beragama.

“Saya berpesan kepada pak pastor agar Pesparani nantinya bertumpu pada pentingnya dialog lintas iman dan pendalaman ajaran agama yang menekankan kedamaian sebagai fondasi moderasi beragama di Maluku Utara,” tutup Sarbin.

Pemerintah Provinsi Maluku Utara secara berkelanjutan berkomitmen untuk terus mendukung program Kementerian Agama dalam mengarusutamakan moderasi beragama sebagai fondasi kehidupan beragama yang damai, adil, dan berkeadaban.