Daerah  

Empat Desa di Morotai Siap Gelar Pilkades Antar Waktu

Muzakir Sibua. (Zunajar/NMG)

DARUBA, NUANSA – Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai segera melakukan Pemilihan Kepala Desa Pergantian Antar Waktu (Pilkades PAW). Sebanyak empat desa yang akan mengikuti Pilkades PAW tersebut, yakni Desa Sabala, Seseli Jaya, Sambiki Baru dan Tanjung Saleh.

Hal ini menyusul kekosongan jabatan definitif akibat berbagai persoalan. Masalah Desa Seseli Jaya dan Desa Sabala berkaitan dengan sengketa pilkades yang telah diputuskan oleh PTUN Ambon. Sementara, Desa Sambiki Baru ini pejabatnya meninggal dunia, kemudian Kepala Desa Tanjung Saleh mengundurkan diri karena sudah lolos jadi PPPK.

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Pulau Morotai, Muzakir Sibua, menjelaskan tahapan pelaksanaan pilkades antar waktu sudah mulai berjalan. Tiga desa di antaranya pun telah dibentuk badan kepanitiaannya.

“Panitia sudah terbentuk dan kami akan segera melakukan sosialisasi sekaligus bimbingan teknis terkait pelaksanaan pilkades antar waktu,” ujar Muzakir, Selasa (5/5).

Menurutnya, terkait mekanisme pemilihan pilkades ini tidak dilakukan melalui pemungutan suara langsung oleh seluruh masyarakat. Pemilihan dilakukan melalui musyawarah desa dengan melibatkan berbagai unsur perwakilan seperti tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, kelompok tani, kelompok nelayan, serta perwakilan dari masing-masing RT.

“Setiap RT akan mengirimkan perwakilan maksimal lima orang dalam proses musyawarah tersebut,” jelasnya.

Lebih lanjut, Muzakir menuturkan seluruh tahapan teknis pemilihan akan dilaksanakan oleh panitia yang telah dibentuk di masing-masing desa. Pemerintah daerah pun menargetkan seluruh proses pilkades antar waktu ini dapat diselesaikan dalam waktu dekat.

“Kita pastikan bulan depan sudah tuntas. Saat ini kami terus menggenjot sosialisasi dan bimbingan teknis di desa-desa yang panitianya sudah terbentuk,” pungkasnya. (ula/tan)