RSUD Tobelo Perkuat Layanan Jantung Anak, Alat Echocardiography Bantuan NHM Dukung Tindakan Perdana

TOBELO, NUANSA – RSUD Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, terus memperkuat layanan kesehatan spesialistik bagi masyarakat Maluku Utara melalui pengembangan layanan jantung anak. Dengan mulai beroperasinya alat Echocardiography (USG Jantung Anak/Bayi), rumah sakit tersebut kini berhasil melaksanakan serangkaian tindakan kateterisasi intervensi pada pasien jantung anak yang sebelumnya hanya dapat dilakukan di rumah sakit rujukan di luar daerah.

Peningkatan layanan ini menjadi langkah penting dalam memperluas akses pelayanan jantung anak yang lebih dekat, aman, dan berkualitas bagi masyarakat Halmahera Utara maupun wilayah sekitarnya. Bagi banyak keluarga, kehadiran layanan ini memberikan harapan baru karena anak-anak dapat memperoleh penanganan medis yang lebih cepat tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke luar Maluku Utara.

Salah satu dukungan yang turut melengkapi kesiapan layanan tersebut adalah tersedianya alat Echocardiography melalui program NHM Peduli, yang diprakarsai Presiden Direktur PT Nusa Halmahera Minerals (NHM), Haji Robert Nitiyudo Wachjo.

Alat tersebut kini dimanfaatkan oleh tim medis RSUD Tobelo untuk membantu pemeriksaan dan tindakan intervensi jantung anak dengan tingkat presisi yang lebih tinggi.

Pada 23–24 Juni 2026, tim medis RSUD Tobelo berhasil melaksanakan tindakan terhadap enam pasien anak. Pemanfaatan alat Echocardiography membantu dokter memperoleh visualisasi struktur jantung secara lebih akurat selama prosedur berlangsung, sehingga mendukung pengambilan keputusan medis secara tepat. Capaian ini sekaligus menandai semakin berkembangnya kemampuan layanan jantung anak di RSUD Tobelo.

Dokter operator yang menangani pasien, dr. Felix Gunarso, Sp.A (Subsp. Kardio), menjelaskan bahwa alat tersebut digunakan melalui pendekatan transesofageal (melalui kerongkongan) sehingga memungkinkan tim medis melihat struktur jantung secara lebih detail hingga tingkat milimeter selama tindakan berlangsung.

“Setelah penantian yang lama, akhirnya tindakan penutupan lubang jantung bisa dilakukan. Kondisi pasien selama tindakan aman dan stabil, alat yang terpasang pun stabil. Ini adalah kemajuan besar bagi tim Cathlab dan Anestesi kami,” ujar dr. Felix.

Bagi keluarga pasien, peningkatan layanan ini tidak hanya menghadirkan teknologi baru, tetapi juga memberikan ketenangan karena anak-anak mereka kini dapat memperoleh penanganan lebih dekat dengan rumah dan keluarga. Salah satu orang tua pasien, Eson Ngolo, mengaku bersyukur atas layanan yang kini tersedia di RSUD Tobelo.

“Kami sangat berterima kasih kepada tim medis dan dokter di RSUD Tobelo yang telah menangani anak kami dengan baik. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada NHM atas bantuan alat medis yang kini dapat dimanfaatkan di RSUD Tobelo. Kami berharap semakin banyak anak-anak di Maluku Utara bisa mendapatkan pelayanan seperti ini tanpa harus dirujuk jauh ke luar daerah,” ungkap Eson.

Direktur RSUD Tobelo, dr. Janta Bony, Sp.B., mengatakan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak yang memiliki tujuan yang sama, yakni menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin baik bagi masyarakat Halmahera Utara.

“Keberhasilan ini adalah buah dari kolaborasi yang harmonis antara Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara, tenaga medis RSUD Tobelo, serta dukungan berbagai pihak, termasuk dukungan Program NHM Peduli. Ketika kompetensi medis, kepemimpinan organisasi, dan kepedulian sosial berjalan seiring, layanan kesehatan berkualitas tidak lagi menjadi milik kota-kota besar, tetapi dapat hadir hingga ke Halmahera Utara dan Maluku Utara. Harapan baru pun terbuka bagi anak-anak untuk mendapatkan pelayanan jantung yang aman, modern, dan tetap dekat dengan keluarga mereka,” tutur dr. Janta.

Peningkatan layanan ini diharapkan dapat mengurangi kebutuhan rujukan pasien anak ke rumah sakit di luar daerah untuk tindakan tertentu. Selain memberikan kemudahan bagi keluarga pasien, keberhasilan tersebut juga menjadi langkah penting bagi RSUD Tobelo dalam memperkuat layanan kesehatan spesialistik di Maluku Utara. Kolaborasi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan berbagai pihak yang memberikan dukungan menunjukkan bahwa akses terhadap layanan medis yang semakin baik dapat diwujudkan ketika kebutuhan masyarakat menjadi prioritas bersama. (tan)