TERNATE, NUANSA – Tim SAR gabungan berhasil menemukan jenazah tiga korban yang tertimbun material banjir bandang di Kelurahan Rua, Kota Ternate, Senin (26/8). Korban ditemukan setelah Tim SAR menggali menggunakan alat berat dan cangkul.
Korban pertama ditemukan sekitar pukul 08.00 WIT pagi tadi. Korban atas nama Ridwan Gura (58 tahun) ditemukan tewas tertimbun material banjir bandang. Sedangkan 2 korban lainnya bernama Siti Nurhaliza Hasyim (22 tahun) dan Farah Hasyim (19 tahun).
Korban yang ditemukan langsung dievakuasi menggunakan mobil jenazah menuju Puskesmas Jambula.
Tim SAR gabungan yang melakukan pencarian dan evakuasi ini terdiri dari TNI/Polri, BNPB, dan instansi terkait.
Pantauan di lokasi, evakuasi puing-puing material ini terbawa banjir bandang hingga ke rumah warga dan pembukaan akses jalan. Proses evakuasi ini dibantu oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara dengan menurunkan 3 unit ekskavator, 2 dump truk, dan 1 mobil alkon.
Koordinator Posko Tanggap Darurat, Rizal Marsaoly, mengatakan hari pertama korban meninggal yang telah ditemukan sebanyak 13 orang, kemudian hari kedua dievakuasi 3 orang. Sehingga total korban hari ini berjumlah 16 orang.
Menurutnya, dari laporan yang diterima posko pengaduan, masih tersisa tiga orang yang belum ditemukan. Namun, untuk saat ini tercatat korban luka berjumlah 9 orang.
“Korban yang belum dievakuasi tergantung cuaca, jika cuaca bagus hari ini akan diselesaikan evakuasi hari ini,” ujar Rizal.
“Kita minta doa semua, karena ada yang masih dideteksi, sebab batuan material cukup besar–besar di atas dua sampai tiga meter,” sambungnya.
Rizal pun menghimbau bagi keluarga yang saat ini merasa keluarganya belum ditemukan, segera dilaporkan agar dilakukan pencarian oleh Tim SAR gabungan. (udi/tan)