TERNATE, NUANSA – Wali Kota Ternate M Tauhid Soleman dan Wakil Wali Kota Nasri Abubakar mulai melaksanakan program kerjanya usai dilantik Presiden Prabowo Subianto. Dalam 100 hari kerjanya, sejumlah program prioritas telah ditetapkan untuk direalisasikan. Hal itu disampaikan Tauhid dalam rapat bersama pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dan camat se-Kota Ternate, Senin (3/3).
Program kerja yang menjadi fokus utama Tauhid-Nasri yakni tata kelola pemerintahan dan profesionalitas ASN, optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD), peningkatan kualitas pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, persampahan, air bersih pengendalian inflasi, ketersediaan pangan, dan UMKM.
“Pengembangan UMKM, IKM dan ekonomi kreatif ini akan digenjot 100 hari kerja ke depan sebagai penajaman kegiatan untuk lima tahun ke depan,” ujar Tauhid.
Dalam kesempatan itu, ia mengatakan rapat perdana ini adalah awal kerja Tauhid-Nasri sekaligus menandai adanya program kebijakan Ternate Andalan Jilid II. Karena itu, Tauhid memberikan kewenangan kepada Nasri untuk memonitor dan mengendalikan pengawasan pelaksanaan PAD secara ketat yang dikelola pemerintah daerah.
“Saya memberi kewenangan kepada pak wakil secara tertulis untuk mengawasi PAD secara rutin. Meski orang baru di pemerintahan, tapi pak wakil dengan latar belakang pengusaha tentu sama polanya dengan kerja-kerja beliau sebelumnya,” ujar Tauhid.
Selain itu, kata dia, dengan adanya evaluasi dan uji kompetensi (ukom) nanti, apabila ada pejabat yang menjadi penghambat tidak terkelolanya pendapatan yang baik, maka dikeluarkan.
“Kemudian, poin paling penting dalam rapat ini, saya minta percepat RPJMD karena ini merupakan pedoman bagi pemerintahan untuk bekerja lima tahun ke depan,” ucap Tauhid.
Meski ada beberapa hal yang terjabarkan melalui APBD 2025, paling tidak dasar pelaksanaan kegiatan visi misi Tauhid-Nasri sudah ada.
“Kita tetap konsen dan fokus terkait instruksi presiden, khususnya efisiensi dan efektivitas anggaran tahun 2025, karena ini menjadi kebijakan bersama yang sudah disampaikan Pak Prabowo kepada daerah, sehingga kalau kegiatan tidak terlalu urgen, tak perlu dilaksanakan,” ucapnya.
Sementara itu, Nasri menambahkan kewenangan yang diberikan kepadanya akan dilaksanakan dengan baik. Apalagi ini merupakan amanah Wali Kota Ternate.
“Saya berharap kerja-kerja yang didelegasikan pada saya dapat tetap dilakukan secara maksimal. Ini sudah tentu perlu kerja sama dan kolaborasi dengan pimpinan OPD yang bersangkutan,” pungkasnya. (udi/tan)










