JAILOLO, NUANSA – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Halmahera Barat memicu terjadinya tanah longsor di ruas jalan utama menuju Desa Sasur Pantai, Kecamatan Sahu, Senin (12/1). Peristiwa ini menyebabkan badan jalan tergerus serius hingga nyaris terputus.
Kronologi dan Dampak Kerusakan
Hujan deras yang mengguyur sejak pagi hari mengakibatkan tanah di sisi jalan tidak stabil hingga akhirnya runtuh. Longsor tersebut menggerus sebagian besar badan jalan, menyisakan aspal yang amblas dan lubang besar yang membahayakan pengguna jalan.
Kondisi ini memaksa warga setempat untuk memperlambat aktivitas transportasi mereka. Pengendara yang melintas diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra mengingat struktur jalan yang rawan ambruk sewaktu-waktu.
Kekhawatiran Warga
Masyarakat Desa Sasur Pantai kini dalam kondisi cemas lantaran jalan tersebut merupakan satu-satunya akses penghubung desa mereka dengan wilayah luar. Jika jalur ini terputus, desa dipastikan akan terisolasi secara total.
Salah seorang warga mengungkapkan kekhawatirannya terhadap situasi cuaca yang belum membaik.
“Cuaca hari ini di Sasur Pantai sangat buruk. Angin kencang dan tanah longsor kembali terjadi, sehingga ruas jalan menuju Sasur hampir putus,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa masyarakat sangat berharap adanya langkah cepat dari pihak terkait.
“Kami berharap pemerintah bisa lebih memperhatikan kondisi ini, karena jika hujan kembali turun, akses jalan bisa lumpuh total,” tambahnya.
Harapan Penanganan Cepat
Hingga saat ini, warga sangat menantikan perhatian serius dan langkah nyata dari Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat. Penanganan darurat maupun perbaikan permanen sangat mendesak untuk dilakukan, mengingat prakiraan cuaca ekstrem di wilayah tersebut diprediksi masih akan berlanjut dalam beberapa waktu ke depan.
Keselamatan warga dan kelancaran arus logistik menjadi pertaruhan utama jika jalur vital ini tidak segera mendapatkan perbaikan teknis. (adi/tan)
