google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Daerah  

Empat Jembatan di Loloda Utara Bakal Dibangun

TOBELO, NUANSA – Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Perencanaan pada Satuan Kerja Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (Satker P2JN) Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku Utara dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Halmahera Utara melakukan survei kondisi jalan dan jembatan ruas Ngajam Apulea, Kecamatan Loloda Utara, Kamis (22/1).

Survei ini dilakukan untuk menindaklanjuti usulan Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua, terkait penanganan ruas jalan dan empat jembatan di Ngajam Apulea. Empat jembatan yang diusulkan adalah jembatan Ake Worimoi, Ake Doitia, Ake Puru, dan Ake Asmiro.

google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0

“Survei ini bertujuan untuk mengetahui kondisi eksisting jalan dan jembatan, serta menentukan rencana detail penanganan,” kata PPK Perencanaan Satger P2JN BPJN Malut, Bahri Sangaji.

Bahri menjelaskan bahwa survei ini akan menentukan berapa bentang yang diperlukan, kondisi sungai, dan apakah ada perubahan kontur akibat bencana.

“Laporan survei ini akan kami laporkan ke pusat dan menunggu instruksi lebih lanjut,” tuturnya.

Kepala Dinas PUTR Halmahera Utara, Williams Jesajas, menyatakan bahwa survei jalan dan jembatan ruas Ngajam Apulea merupakan tindak lanjut dari permohonan Bupati Piet.

“Survei ini dilakukan untuk persiapan rencana detail penanganan ruas jalan dan empat jembatan Ngajam Apulea,” kata Williams.

Williams menambahkan bahwa belum diketahui kapan proses pelaksanaan pekerjaan proyek jalan dan empat jembatan ruas Ngajam Apulea, namun sudah ada disposisi dari menteri dan dirjen.

“Sudah ada disposisi dari menteri dan dirjen, namun belum ada jadwal pasti untuk pelaksanaan proyek,” tandasnya. (fnc/tan)

google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0
Exit mobile version