google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Daerah  

Pascabanjir Halmahera Utara, Akses Jalan Loloda Utara Kembali Dibuka  

TOBELO, NUANSA – Pascabanjir dan tanah longsor yang melanda Kecamatan Loloda Utara, Kabupaten Halmahera Utara, menyebabkan terputusnya akses jalan darat. Sehingga pemerintah kabupaten melakukan upaya pemulihan infrastruktur jalan agar kembali normal.

Salah satu langkah strategis yang dilakukan Pemkab Halmahera Utara adalah memobilisasi dua unit alat berat jenis ekskavator melalui jalur darat menuju lokasi terdampak.

google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Mobilisasi alat berat tersebut dilepas langsung oleh Wakil Bupati Kasman Hi Ahmad dari Posko Penanganan Banjir dan Tanah Longsor di Kantor BPBD Halut, Senin (19/1).

Selain dua unit ekskavator, turut juga dimobilisasi dua unit tronton, satu unit dump truck, serta satu unit truk TNI yang mengangkut bahan bakar minyak (BBM) untuk mendukung operasional di lapangan.

Proses pengerjaan dan mobilisasi alat berat dilakukan oleh tenaga teknis Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Halmahera Utara di bawah komando Kepala Dinas PUTR, Williams Jesajas. Rute yang dilalui melewati Desa Pocao dan sejumlah desa lainnya menuju wilayah terdampak.

Hingga Senin (26/1), dua unit ekskavator telah berhasil melewati permukiman warga di Desa Dorume. Tantangan terberat yang dihadapi adalah melewati Gunung Mangga Dorume yang mengalami longsoran sepanjang sekitar 40 meter.

“Sekarang alat dan dump truck sudah berada di sekitar rumah warga Desa Dorume. Setelah melewati beberapa desa dan rintangan longsoran di Gunung Mangga Dorume sepanjang kurang lebih 40 meter, alat berat akhirnya bisa tembus,” jelas Williams.

Sementara itu, Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua, menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus berupaya membuka kembali akses jalan menuju Kecamatan Loloda Utara.

Menurutnya, pemulihan akses jalan sangat penting agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal seperti sebelum bencana.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Dinas PUTR dan seluruh pihak terkait yang telah membantu pengerjaan akses jalan, yang saat ini sudah menembus Desa Dorume,” ujar Piet.

Bupati menambahkan, pengerjaan jalan akan terus dilanjutkan hingga menjangkau desa-desa lain yang masih terisolasi akibat banjir dan longsor yang terjadi pada 6–7 Januari 2026 lalu.

Pemkab Halmahera Utara berharap dengan terbukanya kembali akses jalan darat, distribusi logistik, pelayanan publik, dan aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah Loloda Utara dapat segera pulih secara bertahap. (fnc/tan)

google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0
Exit mobile version