google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Daerah  

Bantu Penuhi Gizi Harian Anaknya, Firginita Apresiasi Nyata Program Stunting NHM

TOBELO, NUANSA – PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) melalui Departemen NHM Peduli kembali melanjutkan program penanganan stunting tahap kedua di wilayah lingkar tambang sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

Program yang merupakan kolaborasi antara NHM dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) ini dilaksanakan secara bertahap pada 7–11 Juli 2026 di lima kecamatan, yakni Kecamatan Malifut (7 Juli), Kao Teluk (8 Juli), Kao Utara (9 Juli), Kao (10 Juli), dan Kao Barat (11 Juli). Kegiatan ini merupakan lanjutan dari tahap pertama yang dimulai sejak 23 April 2026.

google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Dalam pelaksanaannya, NHM Peduli menyediakan dukungan berupa pendanaan logistik, alat ukur standar, hingga makanan tambahan bergizi dan susu formula yang disesuaikan dengan kebutuhan usia anak.

Selain pendistribusian bantuan nutrisi, program tersebut juga mencakup edukasi gizi kepada para orang tua serta pengawasan distribusi agar bantuan diterima tepat sasaran oleh balita yang membutuhkan.

Salah seorang penerima manfaat dari Desa Samsuma, Firginita Manganguwi, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan NHM Peduli kepada anaknya.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Hi. Robert dan NHM Peduli atas bantuan makanan tambahannya. Ini sangat membantu memenuhi gizi harian anak kami, Nurfala Arafat. Kami berharap program ini dapat terus berjalan dengan lancar dan sukses,” ujar Firginita.

Sementara itu, Danramil 1508-03/Kao, Kapten Inf. Frans Rishard Komea, mengatakan keterlibatan TNI dilakukan melalui pendampingan langsung oleh para Babinsa di desa-desa yang memiliki balita stunting.

“Kami telah mengerahkan personel Babinsa di titik-titik pemukiman yang teridentifikasi memiliki balita stunting untuk berkolaborasi dengan tim NHM Peduli. Tujuannya memastikan proses distribusi makanan tambahan dan susu formula terlaksana dengan efektif dan tepat sasaran,” jelasnya.

Penanggung jawab Program Stunting NHM, Munir Radjabessy, mengungkapkan sinergi antara NHM, TNI, dan kader Posyandu menunjukkan hasil positif. Berdasarkan evaluasi selama 30 hari setelah pelaksanaan tahap pertama, terjadi peningkatan berat badan dan tinggi badan anak-anak penerima manfaat secara konsisten.

Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya bergantung pada pemberian bantuan gizi, tetapi juga pada pendampingan berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat desa.

Melalui program tersebut, NHM berharap dapat berkontribusi dalam percepatan penurunan angka stunting di Halmahera Utara sekaligus mendukung terwujudnya generasi yang lebih sehat dan berkualitas di wilayah lingkar tambang. (ask)

google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0
Exit mobile version