google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Kolaborasi Pemprov Malut-BRI Hadirkan Ruang Penguatan Ekonomi Kerakyatan

SOFIFI, NUANSA – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Maluku Utara tidak hanya diwarnai kegiatan seremonial, tetapi juga semangat kebersamaan dan kegembiraan melalui berbagai kegiatan.

Pemerintah Provinsi Maluku Utara bersinergi apik bersama BRI menghadirkan Semarak Kemerdekaan Merah Putih Desa BRILiaN 2026. Program ini menjadi langkah strategis dalam mendorong desa-desa di Maluku Utara menjadi lebih maju, mandiri, dan inovatif melalui penguatan potensi lokal berbasis pemberdayaan masyarakat, Sabtu (22/8).

google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Di pagi yang cerah tersebut, Wakil Gubernur. Sarbin Sehe membuka sambutannya mengapresiasi atas inisiasi BRI menyelenggarakan event tersebut.

“Saya atas nama Pemprov Malut mengapresiasi seluruh jajaran BRI yang telah menghadirkan event positif ini di Sofifi,” kata Sarbin.

Menurutnya, kegiatan semarak merah putih ini tidak hanya sebagai panggung hiburan, melainkan menjadi upaya untuk memperkuat hubungan fondasi ekonomi kerakyatan.

Regional CEO BRI Manado, Elizabeth Primasari, menegaskan peran BRI sebagai mitra strategis pembangunan pemerintah daerah dengan menghadirkan berbagai inisiatif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Semangat tersebut sejalan dengan tema peringatan tahun ini, “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, yang menempatkan  ekonomi dan pemerataan kesejahteraan sebagai bagian penting dalam perjalanan Indonesia ke depan,” ucap Elizabeth.

Pantauan di lapangan, event Semarak Merah Putih tidak hanya menyuguhkan lomba khas tradisional, namun juga berbagai kegiatan menarik seperti zumba, pemeriksaan kesehatan gratis, hiburan dan bazar UMKM.

Sebanyak puluhan tenant pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan BRI terlihat ikut mendapatkan berkah dari event ini.

“Kami ikut berpartisipasi hari ini, sehingga dengan adanya event Semarak Kemerdekaan Merah Putih ini sangat menambah omzet para pelaku UMKM di Malut khususnya Sofifi,” kata Yusnita yang juga owner UMKM Ikan Kering Sondo-Sondo.

Yusnita berujar, pada hari-hari biasa, jumlah pengunjung Semarak Kemerdekaan dapat mencapai lebih dari puluhan orang. Namun, jumlah tersebut meningkat hingga ratusan pengunjung bertepatan dengan momen panggung hiburan.

Wanita paruh baya ini menyebutkan masyarakat yang mengikuti karnaval turut menikmati kuliner yang tersedia di lokasi. Kondisi tersebut turut mendongkrak pendapatan para pelaku UMKM di lokasi.

“Alhamdulillah dagangan di borong semua oleh pak wagub,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Sarbin menilai pembangunan tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pemerataan hasil pembangunan dan peningkatan kualitas kehidupan masyarakat.

Maluku Utara, kata Sarbin, memiliki posisi strategis sebagai kawasan industri besar dengan aktivitas pertanian, pesisir, dan permukiman yang terus berkembang.

“Keseimbangan pembangunan diperlukan agar pertumbuhan ekonomi berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat Maluku Utara,” tandasnya.

Acara ditutup dengan kunjungan tenant oleh Wakil Gubernur didampingi RCEO BRI Manado beserta rombongan.

Kehadiran wakil gubernur menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan antara pemerintah, BRI, pelaku usaha dan masyarakat, sekaligus menumbuhkan semangat untuk bersama-sama membangun Maluku Utara yang semakin maju dan sejahtera. (tan)

google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0
Exit mobile version