Polmas  

Wali Kota Ternate Lantik 11 Pimpinan OPD, Kepala Dinas Perpustakaan Ditangguhkan

Suasana penandatangan berita acara pelantikan.

TERNATE, NUANSA – Wali Kota Ternate, M Tauhid Soleman, resmi melantik 11 pejabat pimpinan tinggi (JPT) Pratama atau setara eselon II di lingkungan Pemerintah Kota Ternate, Kamis (1/10). Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Ternate Nomor 821.2/KEP/2026 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama.

Dalam sambutannya, Tauhid mengatakan jabatan yang diemban para pejabat tersebut merupakan hasil dari proses seleksi yang menuntut kualitas, bukan hadiah maupun sekadar penghargaan atas masa kerja. “Jabatan ini datang dengan tanggung jawab yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat, kepada negara, dan kelak kepada Allah SWT,” kata Tauhid.

Ia menyebut para pejabat tersebut mengemban amanah pada situasi yang tidak mudah. Menurutnya, kondisi global turut memberikan dampak terhadap Kota Ternate sehingga diperlukan perhatian terhadap sejumlah tantangan krusial. Tauhid meminta para pejabat baru mampu menjadi manajer yang cermat dengan memangkas kegiatan yang tidak esensial dan memfokuskan anggaran serta program pada hal-hal yang memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. “Programnya boleh lebih sedikit, tetapi hasilnya harus lebih nyata,” tegasnya.

Ia juga meminta perangkat daerah terkait bergerak cepat melakukan koordinasi dan kolaborasi dalam upaya pencegahan serta mitigasi dampak musim kemarau panjang. “Jangan menunggu laporan datang ke meja, tetapi turunlah langsung ke lapangan untuk memetakan kondisi dan situasi saat ini,” ujarnya. Tauhid mengingatkan para pejabat yang telah definitif agar meningkatkan kinerja dan tidak terlena dengan jabatan yang telah diperoleh. “Setelah definitif, jangan malas-malasan. Wah, itu repot. Jadi harus bekerja lebih maksimal lagi,” katanya.

Menurutnya, masyarakat saat ini semakin kritis dan menuntut pelayanan publik yang cepat, transparan, serta mudah diakses. Karena itu, ia meminta seluruh perangkat daerah meninggalkan pola kerja yang lambat dan berbelit-belit. Ia juga mendorong pemanfaatan teknologi untuk mempermudah pelayanan masyarakat, terutama agar kelompok rentan seperti masyarakat kecil, lanjut usia, dan penyandang disabilitas tidak terpinggirkan oleh sistem pelayanan yang dibangun pemerintah. “Bekerjalah dengan integritas, berinovasi di tengah keterbatasan, karena keterbatasan bukan alasan untuk berhenti, tetapi pemicu untuk mencari inovasi baru, serta berkolaborasi dalam menyelesaikan berbagai tantangan ke depan,” pesannya.

Tauhid mengajak seluruh pejabat yang baru dilantik menghadapi berbagai tantangan dengan optimisme. “Mari kita hadapi tantangan yang ada ini dengan optimisme. Dengan kerja keras, cerdas, dan ikhlas, Insya Allah kita pasti mampu melewati masa-masa sulit ini dan mewujudkan Ternate yang Mandiri dan Berkeadilan,” tukasnya.

11 Pejabat yang Dilantik

Sebanyak 11 pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilantik yakni:

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Fahrudin Ginting.

Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Imran Ali Baasalem.

Kepala Dinas Pendidikan, Ridwan Ali.

Kepala Dinas Perhubungan, M Faizal Baddarudin.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Naim Syafar.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Musli Mohammad.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Surahman.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Hartati Umaternate.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Chairul Saleh Arief.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Amiruddin Abd Hamid.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Ternate, Tonny S Pontoh.

Sementara itu, hasil seleksi terbuka untuk jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Ternate, yakni Agus Fian Jambak yang berada di peringkat pertama, belum dilantik. Penundaan tersebut dilakukan karena masa jabatan kepala dinas definitif saat ini, Safia M Nur, baru berakhir pada Desember 2026. (udi)