Daerah  

Kemah Pra Morofest 2026 Bakal Diikuti 1.500 Anggota Pramuka

DARUBA, NUANSA – Semarak Morotai Festival (Morofest) 2026 tidak hanya akan diwarnai berbagai agenda budaya, seni, dan pariwisata. Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, juga menyiapkan kegiatan besar dengan melibatkan sekitar 1.500 anggota Pramuka dari berbagai jenjang pendidikan.

Ribuan anggota Pramuka tersebut akan mengikuti Perkemahan Lomba Mabicab Cup II yang melibatkan tiga golongan, yakni Pramuka Siaga tingkat SD, Penggalang tingkat SMP, dan Penegak tingkat SMA.

Kegiatan tersebut merupakan salah satu program tahunan Kwarcab Gerakan Pramuka Pulau Morotai yang tahun ini dirangkaikan dengan kegiatan bakti sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan Morotai Festival 2026.

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Pulau Morotai, Muhammad Umar Ali, mengatakan pelaksanaan Mabicab Cup II tahun ini akan dibuat lebih meriah dari kegiatan sebelumnya walaupun jumlah mata lombahnya lebih sedikit.

Ia menyebut, jumlah mata lomba yang dipertandingkan akan dikurangi menjadi lima jenis lomba.

“Pada perkemahan lomba Mabicab Cup II ini kita hanya akan memperlombakan lima jenis mata lomba. Tentu jumlah mata lomba ini jauh lebih sedikit dari lomba perkemahan Mabicab Cup sebelumnya,” ujar Umar, Kamis (8/10).

Ia menjelaskan, pengurangan jumlah mata lomba tersebut dilakukan karena Kwarcab Pulau Morotai tahun ini ingin lebih memfokuskan kegiatan untuk mendukung suksesnya penyelenggaraan Morotai Festival 2026.

“Jadi nanti perkemahan ini tidak hanya murni lomba Mabicab Cup II, tetapi juga untuk menyukseskan Morotai Festival. Makanya dalam kegiatan ini juga kita buatkan bakti akbar untuk anggota Pramuka,” jelasnya.

Melalui kegiatan bakti akbar tersebut, anggota Pramuka tidak hanya dituntut untuk mengikuti perlombaan, tetapi juga diharapkan dapat mengambil bagian secara langsung dalam mendukung kebersihan, ketertiban, serta kemeriahan festival.

Selain perkemahan lomba Mabicab dan bakti akbar, Kwarcab Gerakan Pramuka Pulau Morotai juga akan menggelar Pra Morotai Festival sebelum pelaksanaan Morotai Festival 2026 berlangsung.

Umar menyebut, kegiatan Pra Festival tersebut dijadwalkan berlangsung pada 23 hingga 25 Oktober 2026, atau beberapa hari sebelum pembukaan resmi Morotai Festival yang dijadwalkan pada 26 Oktober 2026.

“Jadi Pra Festival ini kita laksanakan sebelum acara pembukaan festival yang dijadwalkan pada tanggal 26 sampai 29 Oktober. Kita lebih dulu melaksanakan Pra Festival yang direncanakan dimulai pada tanggal 23 sampai tanggal 25 Oktober ini,” katanya.

Dalam kegiatan Pra Festival tersebut, Kwarcab akan menghadirkan sejumlah kegiatan yang melibatkan anggota Pramuka dan masyarakat.

“Dalam kegiatan Pra Morotai Festival ini akan dibuatkan beberapa kegiatan, baik itu senam akbar, bakti akbar dan juga tarian seni dan budaya pada malam hari,” tambahnya.

Menurutnya, rangkaian kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan Gerakan Pramuka terhadap program pemerintah daerah sekaligus upaya mendorong keterlibatan generasi muda dalam berbagai agenda pembangunan dan promosi daerah.

Dalam pelaksanaan Mabicab Cup II, Kwarcab Gerakan Pramuka Pulau Morotai juga melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah, instansi terkait, serta satuan karya Pramuka. Di antaranya Dinas Pariwisata, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Satpol PP, PDAM, BPBD, Kantor Kementerian Agama, serta sejumlah satuan karya Pramuka.

Satuan karya yang turut terlibat antara lain Saka Bhayangkara, Saka Bahari, Saka Dirgantara, Saka Wirakartika, Saka Adhyasta dan Saka POM. Dengan melibatkan sekitar 1.500 anggota Pramuka dari tiga golongan, Umar berharap kehadiran Gerakan Pramuka dapat memberikan warna tersendiri dalam rangkaian Morotai Festival 2026.

“Selain memberikan warna tersendiri, kegiatan ini juga sekaligus memperkuat semangat pengabdian dan kepedulian sosial generasi muda di daerah ini,” pungkasnya. (ula/tan)