google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Kemenkes Dorong Transformasi RSU dan RSJ Sofifi Lebih Profesional dan Berkualitas 

Satukan Langkah Perkuat Akses Neurologi di Malut

SOFIFI, NUANSA – Pemerintah Provinsi Maluku Utara terus berbenah dalam melakukan transformasi pemerataan sistem kesehatan bagi masyarakat. Hal tersebut ditegaskan dalam audiensi yang berlangsung hangat bersama Kementerian Kesehatan dan Direktur RS Pusat Otak Nasional (PON) Mahar Mardjono, di Ruang Kerja Gubernur Maluku Utara, Jumat (30/10).

Pertemuan tersebut selain menjadi ajang silaturahmi, juga membahas dukungan Kementerian Kesehatan, RS PON sebagai upaya memperbaiki sistem kesehatan di Maluku Utara khususnya di bidang neurologi (otak dan saraf).

google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Audiensi tersebut juga turut menjadi langkah awal memperkuat sinergi dalam pembinaan dan pendampingan tata kelola RSU dan RSJ Sofifi sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Provinsi Maluku Utara.

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Kementerian Kesehatan serta Manajemen RS PON atas dukungan yang diberikan kepada Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

“Terima kasih atas tim Kementerian Kesehatan dan RS Pusat Otak Nasional telah berkunjung ke Sofifi untuk melakukan asistensi supervisi terhadap peningkatan pelayanan kesehatan di RSU dan RSJ Sofifi,” ucap Sherly.

Sementara, Direktur Mutu SDM Kesehatan, dr. Yudhi Pramono, menjelaskan kunjungan Kemenkes beserta RS PON merupakan tindak lanjut pendampingan dan pembinaan tata kelola rumah sakit di daerah.

“Terima kasih kepada Ibu Gubernur atas sambutan hangatnya di Sofifi. Kami datang sebagai upaya implementasi PHTC yang digagas oleh Presiden Prabowo untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Indonesia, khususnya di daerah tertinggal, perbatasan, dan kepulauan (3T), serta daerah lainnya melalui peningkatan kapasitas dan kualitas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD),” ujar Yudhi.

Menurutnya, kepercayaan yang diberikan kepada Kementerian Kesehatan untuk mendampingi RSU dan RSJ Sofifi menjadi peluang besar dalam mendorong transformasi rumah sakit agar semakin profesional dan berkualitas.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Fasilitas Pelayanan Kesehatan Rujukan, dr. Ghotama Airlangga, berujar kehadiran tim Kemenkes untuk mendukung penguatan rumah sakit daerah melalui kolaborasi dengan rumah sakit vertikal. Ia menegaskan bahwa pelayanan kesehatan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Selanjutnya, pertemuan ini juga membahas penguatan ekosistem kesehatan neurologi di Maluku Utara melalui Workshop Pengampuan Stroke: Code Stroke yang akan digelar di Ternate serta diikuti oleh seluruh dokter di daratan Bumi Moloku Kie Raha.

Untuk diketahui, permasalahan di bidang kesehatan otak dan saraf (neurologi) di Indonesia semakin kompleks dengan jumlah kasus yang semakin meningkat pula.

Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Maluku Utara membangun kerja sama dengan Kementerian Kesehatan dan Rumah Sakit Pusat Otak Nasional, yang diharapkan dapat memberikan tempat pelayanan kesehatan otak dan saraf yang komprehensif, sehingga masyarakat merasakan inklusivitas akses kesehatan yang merata.

Ini merupakan penegasan komitmen kerja nyata Gubernur Sherly dalam membangun sumbangsih dunia kesehatan di Bumi Moloku Kie Raha. (tan)

google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0
Exit mobile version