google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Bulan Bakti KKP di Halmahera Utara Bawa Harapan Baru Nelayan Malut 

Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe.

TOBELO, NUANSA – Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) tak sekadar menjadi proyek pembangunan infrastruktur pesisir. Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe mendorong kawasan tersebut menjadi motor penggerak ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Komitmen itu digaungkan Sarbin pada kegiatan Bulan Bakti Kementerian Kelautan Perikanan 2026 yang menghadirkan beragam kegiatan yang menyentuh kebutuhan nelayan dan masyarakat. Kegiatan digelar di Koperasi Nelayan Merah Putih Desa Sopu, Kecamatan Loloda Utara, Kabupaten Halmahera Utara, Rabu (4/11).

google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Sarbin berujar, upaya membangun kehidupan masyarakat pesisir yang lebih sejahtera terus mendapat perhatian Gubernur melalui berbagai program pemberdayaan sektor kelautan dan perikanan.

“Untuk mendukung kesejahteraan masyarakat pesisir, saat ini Ibu Gubernur fokus membangun konektivitas antar wilayah, Trans Kie Raha dipandang penting untuk memperlancar mobilitas orang dan barang sehingga dapat mempercepat pemerataan ekonomi, menumbuhkan perekonomian daerah, mengurangi kesenjangan antarwilayah, serta membuka lebih banyak peluang usaha,” tutur Sarbin.

Tidak hanya memberikan sosialisasi penyelenggaraan penataan ruang laut, kegiatan yang menjadi penanda Hari Lahir Kementerian Kelautan Perikanan tersebut juga menghadirkan pelayanan kesehatan, donor darah, bantuan sosial, pelatihan pengolahan hasil perikanan, hingga gerakan penghijauan kawasan pesisir.

Bagi masyarakat pesisir, laut merupakan sumber penghidupan. Karena itu, salah satu aspek yang turut menjadi perhatian dalam kegiatan ini adalah pengembangan ekonomi masyarakat melalui pengolahan hasil perikanan.

Panitia menyiapkan pelatihan diversifikasi produk olahan ikan yang bertujuan mendorong masyarakat agar mampu mengembangkan hasil perikanan menjadi produk olahan yang lebih beragam dan mempunyai nilai ekonomi lebih tinggi.

Rangkaian Bulan Bakti Kelautan dan Perikanan Tahun 2026 di KNMP Desa Sopu memperlihatkan bahwa pembangunan sektor perikanan membutuhkan perhatian dari berbagai sisi.

Peningkatan kompetensi nelayan harus berjalan beriringan dengan perlindungan keselamatan, pelayanan kesehatan, penguatan ekonomi keluarga, serta pelestarian lingkungan pesisir.

Keterlibatan pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh perikanan, pengelola KNMP, dan masyarakat menjadi unsur penting dalam mewujudkan kawasan perikanan yang semakin maju.

Harapannya, berbagai program yang dihadirkan tidak hanya memberikan manfaat selama kegiatan berlangsung, tetapi juga menjadi langkah berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat pesisir.

Desa Sopu diharapkan mampu berkembang sebagai kawasan Kampung Nelayan Merah Putih yang produktif, memiliki sumber daya manusia terampil, lingkungan yang terjaga, serta masyarakat yang semakin mandiri secara ekonomi.

Sebab, kemajuan sektor kelautan dan perikanan tidak hanya diukur dari banyaknya hasil tangkapan, tetapi juga dari seberapa besar perhatian terhadap keselamatan, kesejahteraan, dan masa depan masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada laut. (tan)

google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0
Exit mobile version