google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Daerah  

Pembangunan Jalan Tani di Morotai Baru Capai 13,2 Kilometer 

Salah satu pembangunan jalan tani di Pulau Morotai. (Istimewa)

DARUBA, NUANSA – Pembangunan jalan tani di Kabupaten Pulau Morotai belum mencapai target. Target pembangunan jalan tani tahun 2025 ini sepanjang 15 kilometer, namun hingga tutup buku, pembangunan jalan tani ini baru mencapai 13,2 kilometer.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Morotai, Fahmi Usman, mengatakan bahwa kondisi medan yang terjal dan berlumpur menjadi kendala keterlambatan pembangunan tersebut. Tak hanya itu, tingginya intensitas hujan serta kerusakan alat berat saat proses pengerjaan menjadi kendala lainnya.

google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0

“Misalnya di Desa Mira, kita harus memotong gunung karena kontur yang terlalu tinggi. Begitu juga jalan yang berlumpur, sehingga membutuhkan material yang tebal. Ini tentu selain menguras tenaga juga menguras biaya, bahkan melebihi target perencanaan sebelumnya,” ujar, Selasa (6/1).

Fahmi menjelaskan, capaian volume pekerjaan jalan tani yang telah dikerjakan di sejumlah desa, di antaranya SP1 Desa Morodadi sepanjang 3,5 kilometer, Kong-kong Desa Gotalamo 1,5 kilometer, Desa Cao Muhajirin 4 kilometer, Desa Rahmat 3,5 kilometer, Sangowo Timur 500,75 meter, serta Desa Waringin sepanjang 140 meter.

“Jika ditotalkan secara keseluruhan, volume pekerjaan yang telah diselesaikan mencapai 13,215 kilometer,” jelasnya.

Lebih lanjut, kata Fahmi, sisa volume pekerjaan yang belum dikerjakan masih sepanjang 1,785 kilometer. Sisa pekerjaan tersebut akan dilanjutkan di dua desa, yakni Desa Sambiki dan Desa Morodadi.

“Di Desa Sambiki akan dibangun sepanjang 892 meter dan di Desa Morodadi juga 892 meter. Tinggal menunggu kondisi cuaca membaik agar alat bisa dikerahkan ke lokasi pekerjaan, karena dengan intensitas curah hujan saat ini belum memungkinkan dikerjakan,” pungkasnya. (ula/tan)

google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0
Exit mobile version