google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Peringatan Tsunami Berakhir, Warga Maluku Utara Diminta Tetap Waspada

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos. (Istimewa)

SOFIFI, NUANSA — Situasi di Maluku Utara mulai berangsur tenang setelah otoritas resmi menyatakan bahwa peringatan dini tsunami yang sempat dikeluarkan pascagempa kuat pada Kamis (2/4) pagi tadi kini telah berakhir.

Setelah melakukan pemantauan dan kajian terkini, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan bahwa ancaman tsunami akibat gempa berkekuatan 7,6 magnitudo sudah tidak lagi berpotensi membahayakan.

google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Informasi ini sekaligus memberi kepastian bagi masyarakat yang sebelumnya melakukan evakuasi mandiri ke wilayah yang lebih tinggi.

Sejak pagi, gempa yang berpusat di laut sekitar 129 kilometer tenggara Bitung itu sempat memicu kepanikan di sejumlah wilayah seperti Ternate, Tidore Kepulauan, dan Halmahera Barat. Warga di pesisir bergerak cepat menjauh dari pantai, sementara pemerintah daerah mengaktifkan respons darurat.

Kini, dengan status peringatan yang telah dicabut, masyarakat diperbolehkan kembali ke rumah masing-masing. Meski demikian, pemerintah mengingatkan bahwa kewaspadaan tetap diperlukan mengingat kemungkinan gempa susulan.

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menyampaikan pesan yang menenangkan kepada masyarakat di tengah perkembangan terbaru ini.

“Puji syukur, berdasarkan informasi resmi, peringatan tsunami telah berakhir. Saya mengajak seluruh masyarakat untuk kembali beraktivitas secara bertahap dengan tetap mengutamakan keselamatan,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi respons cepat masyarakat yang dinilai telah membantu meminimalkan risiko lebih besar.

“Ketenangan dan kedisiplinan masyarakat dalam mengikuti arahan adalah kunci. Tetap waspada, terus pantau informasi resmi, dan saling menjaga satu sama lain,” ucap Sherly menambahkan.

Pemerintah daerah tetap siaga, melanjutkan pendataan dampak serta memastikan kondisi warga terdampak, termasuk kerusakan bangunan di beberapa wilayah, dapat segera ditangani.

Di tengah situasi yang mulai pulih, pesan utama yang terus digaungkan adalah sederhana: tetap tenang, tetap waspada, dan hanya percaya pada informasi resmi. (tan)

google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0
Exit mobile version