SOFIFI, NUANSA – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, beserta Wakil Gubernur Sarbin Sehe kompak menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, yang dilaksanakan di halaman Markas Komando Polda Malut, Rabu (1/7) pagi.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Sherly berharap agar Polri senantiasa terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak termasuk pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas dan mendukung pembangunan.
“Saya mengucapkan Dirgahayu Kepolisian Negara Republik Indonesia ke-80,” ucap Sherly pada upacara yang dipimpin langsung oleh Kapolda Irjen Pol Arif Budiman.
Hari Bhayangkara ke-80 mengangkat tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”. Tema ini mencerminkan komitmen Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat kepercayaan publik melalui kerja nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Irjen Pol Arif Budiman menyampaikan bahwa Peringatan HUT Bhayangkara RI menjadi momentum bagi institusi Polri khususnya Polda Malut untuk terus berbenah, memperbaiki, dan tidak mentolerir setiap penyimpangan ataupun perilaku yang tidak sesuai.
“Hari ini menjadi ajang evaluasi kinerja Polri khususnya Polda Maluku Utara dalam memberikan pelayanan yang humanis dan memperkuat sinergitas untuk mewujudkan Maluku Utara yang aman dan sejahtera,” kata Arif.
Tak ketinggalan juga Wagub Sarbin pun menyampaikan selamat HUT Bhayangkara ke-80 dengan harapan, Polri terus mengayomi, melindungi masyarakat dan terus berkiprah untuk pengabdian pada bangsa dan negara.
Selain itu, dalam acara Kapolda juga menganugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Nararya melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 37/TK/Tahun 2026, tanggal 29 Juni 2026 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Nararya kepada 2 (dua) orang penerima, masing-masing atas jasa dan keteladanan dalam pelaksanaan tugas. Mereka adalah:
1. Rusli Tamoda, satuan Polda Maluku Utara
2. Mursalin, satuan Polres Ternate.
Pemberian tanda kehormatan tersebut menjadi bentuk apresiasi negara atas dedikasi, profesionalisme, dan pengabdian luar biasa anggota Polri dalam menjaga keamanan serta mendukung pembangunan nasional.
Wujud upaya dalam memperkuat ketahanan pangan daerah juga secara kontinyu dilakukan Polda Malut bersama Bhayangkari. Salah satunya, dibuktikan dengan peresmian Green House yang dirancang denga konsep pertanian modern berbasis hidroponik.
Kegiatan peresmian ini dipimpin langsung oleh Kapolda Malut, bersama Gubernur, Wakil Gubernur dan Unsur Forkopimda menjadi salah satu langkah konkret Polda dalam mendorong pemanfaatan lahan terbatas secara produktif dan ramah lingkungan.
Konsep hidroponik dipilih karena dinilai hemat air, minim pestisida, dan bisa menghasilkan panen dalam waktu lebih singkat dibandingkan metode konvensional.
Suasana syukuran semakin meriah berkat penampilan interaktif nan spektakuler Fadly. Vokalis band Padi Reborn itu langsung disambut riuh tepuk tangan saat naik ke panggung utama.
Beberapa hits seperti “Semua Tak Sama”, “Kasih Tak Sampai”, “Tanpa Batas Waktu” dinyanyikan dengan merdu serta sukses menghadirkan nuansa hangat dan emosional, mengajak tamu undangan larut dalam setiap lirik yang dibawakan.
Antusiasme penonton semakin memuncak ketika Fadly melanjutkan penampilannya dengan membawakan lagu ‘Terlalu Manis’ milik band legendaris Slank. Tidak sedikit tamu undangan yang mengabadikan momen tersebut menggunakan telepon genggam, sementara lainnya larut menyanyikan lirik lagu bersama sang penyanyi.
Pemerintah Provinsi Maluku Utara mendukung penuh langkah-langkah transformasi Polri agar semakin profesional, transparan, humanis, dan berkeadilan karena menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan serta mengawal berbagai program pembangunan. (tan)










