google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0

PUPR Maluku Utara Sisir Titik Rawan Karhutla di Jalur Boso-Sidangoli

JAILOLO, NUANSA — Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan setelah kebakaran di wilayah Sidangoli, Kabupaten Halmahera Barat, berhasil dipadamkan. Dinas PUPR Provinsi Maluku Utara masih bergerak menyisir sejumlah titik yang dinilai rawan kembali terbakar.

Terbaru, Minggu (23/8), armada mobil tangki air PUPR melakukan penyiraman di ruas Boso–Sidangoli, Kecamatan Jailolo Selatan. Penyiraman menyasar kawasan dengan kondisi vegetasi yang terlihat kering dan berpotensi menjadi titik awal kebakaran.

google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Plt Kepala Dinas PUPR Maluku Utara, Risman Iriyanto Djafar, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan agar potensi kebakaran dapat ditangani sejak dini.

“Kami terus menyisir titik-titik yang rawan terbakar. Jadi setelah api padam, kita tidak berhenti. Area yang kering dan berpotensi menjadi titik api kita lakukan penyiraman sebagai langkah pencegahan,” ujar Risman.

Ia menegaskan, tim akan terus bergerak pada kawasan yang memiliki potensi kebakaran, terutama lokasi dengan vegetasi yang mengering. Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi risiko munculnya kembali titik api dan mencegah kebakaran meluas.

“Prinsipnya, kita bergerak sebelum api membesar. Kalau ada lokasi yang rawan, kita lakukan langkah antisipasi sedini mungkin,” katanya.

Upaya penyisiran dan penyiraman ini menjadi bagian dari kerja bersama untuk menjaga kawasan tetap aman setelah Karhutla di Sidangoli berhasil dipadamkan.

Masyarakat di sepanjang wilayah rawan juga diimbau meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan apabila menemukan asap atau titik api.

“Api telah padam. Namun, pencegahan terus berjalan,” tegas Risman. (tan)

google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0
Exit mobile version